Menu

Mode Gelap
Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat Mendikdasmen dan BNN Perkuat Pendidikan Karakter Lewat Integrasi Kurikulum Anti Narkoba DPD RI Tegaskan Keseriusan Politik dan Kelembagaan Kawal Isu HAM di Papua Menko Polkam dan DPD RI Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah untuk Kebijakan yang Lebih Efektif Setjen DPD RI Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi, Perkuat Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik

News

DPR RI Dorong Penambahan Anggaran untuk Ekonomi Kreatif di Indonesia

adminbadge-check


					Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, Perbesar

Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief,

Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, menegaskan pentingnya penguatan anggaran untuk sektor ekonomi kreatif. Ia menyoroti masih kecilnya alokasi anggaran yang diterima Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), padahal sektor ini memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.

“Dari empat kementerian mitra Komisi VII, Kemenparekraf justru menerima anggaran paling kecil. Padahal, program dan semangat kerjanya sangat menjanjikan. Karena itu, kami siap mendorong penambahan anggaran, asalkan didukung dengan bukti dampak yang nyata,” ujar Hendry dalam pernyataannya, Kamis (26/6/2025).

Ia juga menyoroti masih adanya anggaran yang diblokir, dan meminta agar hambatan ini segera diatasi agar pelaksanaan program berjalan optimal.

Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Harus Jalan Bersama

Menurut Hendry, penguatan ekonomi kreatif tak bisa dilakukan secara parsial. Ia mendorong kolaborasi lintas sektor, terutama dengan sektor pariwisata, yang ia ibaratkan sebagai lokomotif yang menarik gerbong ekonomi kreatif.

“Jika kawasan wisata diusulkan menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan disinergikan dengan pengembangan ekonomi kreatif, maka efek ekonominya akan luar biasa,” jelasnya.

Fokus Pembinaan, Bukan Jumlah

Hendry juga menekankan pentingnya fokus pada kualitas program pembinaan pelaku ekonomi kreatif yang telah ada. Menurutnya, dampak besar bisa dimulai dari kelompok kecil yang sukses.

“Kita tidak perlu mulai dengan jumlah besar. Jika dari 60 pelaku ekonomi kreatif yang sudah dibina, ada beberapa yang menunjukkan dampak ekonomi signifikan, itu sudah cukup menjadi model keberhasilan,” tegasnya.

Ia meyakini, keberhasilan satu pelaku ekonomi kreatif bisa menjadi bukti konkret yang menguatkan posisi tawar dalam memperjuangkan anggaran.

“Kalau satu pelaku saja bisa membawa dampak, bayangkan kalau ada sepuluh, seratus, atau bahkan lebih. Efeknya bisa luar biasa bagi ekonomi nasional,” tandas Hendry.

Komisi VII, lanjutnya, siap mendukung langkah-langkah penguatan ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor strategis masa depan Indonesia.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Dekai Pertahankan Fasilitas Kesehatan Yang Hampir Dibakar OTK

14 Februari 2026 - 16:00 WIB

Img 20260214 wa0006

Terduga Pelaku Penganiayaan di Jalan Freeport Lama Akhirnya Menyerahkan Diri

14 Februari 2026 - 15:18 WIB

Img 20260214 wa0266

Perkuat Layanan Masyarakat, Kadis Kominfo Deiyai Salurkan Tiga Unit Starlink Kepada Warga Wagomani 

14 Februari 2026 - 15:13 WIB

Img 20260214 wa0282

Bupati dan Pemilik Tanah Buka Kembali Akses Jalan Petrosea Tembus Bandara Mozes Kilangin, Pastor Ibrani Gwijangge Memberkati Jalan 

14 Februari 2026 - 13:38 WIB

Screenshot 20260214 222928 gallery

DPD RI Tegaskan Ketimpangan Kebijakan Pertanahan, Mendesak Reforma Agraria Lebih Cepat

14 Februari 2026 - 03:57 WIB

Img 20260213 wa0045 3361434797
Trending di News