Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, menegaskan pentingnya penguatan anggaran untuk sektor ekonomi kreatif. Ia menyoroti masih kecilnya alokasi anggaran yang diterima Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), padahal sektor ini memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
“Dari empat kementerian mitra Komisi VII, Kemenparekraf justru menerima anggaran paling kecil. Padahal, program dan semangat kerjanya sangat menjanjikan. Karena itu, kami siap mendorong penambahan anggaran, asalkan didukung dengan bukti dampak yang nyata,” ujar Hendry dalam pernyataannya, Kamis (26/6/2025).
Ia juga menyoroti masih adanya anggaran yang diblokir, dan meminta agar hambatan ini segera diatasi agar pelaksanaan program berjalan optimal.
Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Harus Jalan Bersama
Menurut Hendry, penguatan ekonomi kreatif tak bisa dilakukan secara parsial. Ia mendorong kolaborasi lintas sektor, terutama dengan sektor pariwisata, yang ia ibaratkan sebagai lokomotif yang menarik gerbong ekonomi kreatif.
“Jika kawasan wisata diusulkan menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan disinergikan dengan pengembangan ekonomi kreatif, maka efek ekonominya akan luar biasa,” jelasnya.
Fokus Pembinaan, Bukan Jumlah
Hendry juga menekankan pentingnya fokus pada kualitas program pembinaan pelaku ekonomi kreatif yang telah ada. Menurutnya, dampak besar bisa dimulai dari kelompok kecil yang sukses.
“Kita tidak perlu mulai dengan jumlah besar. Jika dari 60 pelaku ekonomi kreatif yang sudah dibina, ada beberapa yang menunjukkan dampak ekonomi signifikan, itu sudah cukup menjadi model keberhasilan,” tegasnya.
Ia meyakini, keberhasilan satu pelaku ekonomi kreatif bisa menjadi bukti konkret yang menguatkan posisi tawar dalam memperjuangkan anggaran.
“Kalau satu pelaku saja bisa membawa dampak, bayangkan kalau ada sepuluh, seratus, atau bahkan lebih. Efeknya bisa luar biasa bagi ekonomi nasional,” tandas Hendry.
Komisi VII, lanjutnya, siap mendukung langkah-langkah penguatan ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor strategis masa depan Indonesia.






