YAPEN – Perjuangan untuk menghadirkan Provinsi Papua Utara sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) terus digelorakan. Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Yan Permenas Mandenas, menyatakan bahwa aspirasi ini kini memasuki tahap strategis pasca-Pilkada di wilayah adat Saireri.
“Harapan kami, pemekaran Papua Utara dapat segera diusulkan masuk dalam Prolegnas prioritas, agar bisa dibahas dan disahkan oleh DPR RI,” ujar Mandenas dilansir dari Tribun Papua saat melakukan kunjungan kerja di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Rabu (25/6/2025).
Mandenas menegaskan bahwa masih tersedia satu slot pemekaran untuk wilayah Papua, sebagaimana komitmen yang telah disampaikan oleh Pemerintah Pusat kepada anggota DPR RI dari daerah pemilihan Tanah Papua.
“Sekarang tinggal kita mendorong alokasi anggarannya ke Kementerian Keuangan. Kalau anggaran sudah disiapkan, maka DPR dan Pemerintah siap membahas pemekaran ini lebih lanjut,” tegasnya.
Dorong Kenaikan Dana Otsus untuk Program Prioritas
Tak hanya fokus pada pemekaran, Yan Mandenas juga menyoroti pentingnya peningkatan fiskal daerah melalui skema Dana Otonomi Khusus (Otsus). Ia menilai, dana block grant Otsus perlu ditingkatkan agar pemerintah daerah memiliki fleksibilitas dalam menjalankan program prioritas masyarakat Papua.
“Ini merupakan bagian dari tuntutan nyata masyarakat di seluruh Tanah Papua yang harus direspons serius oleh Pemerintah Pusat,” jelasnya.
Meski mengakui bahwa belum ada evaluasi menyeluruh pasca revisi UU Otsus dari UU Nomor 1 menjadi UU Nomor 2 Tahun 2021, Mandenas menegaskan pihaknya akan mendorong adanya evaluasi bersama Kementerian Keuangan.
“Saya memang bukan dari komisi teknisnya, tapi sebagai wakil rakyat Papua, saya akan terus menyuarakan hal ini. Jika perlu, saya akan lobi para Wakil Menteri Keuangan dari Gerindra untuk mendorong realisasi anggaran yang berpihak kepada Papua,” ujarnya.
Dukungan Pemda Yapen untuk Papua Utara
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, menyampaikan harapannya agar kunjungan Mandenas ke wilayahnya membawa dampak konkret terhadap percepatan pemekaran Provinsi Papua Utara.
“Kami sangat berharap aspirasi masyarakat terkait pemekaran ini bisa terus didorong oleh Pak Mandenas sampai ke tingkat pusat,” ujar Benyamin.
Ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap program pembangunan di kabupaten/kota yang berada di wilayah Papua, khususnya dari para wakil rakyat di DPR RI.
“Hari ini yang hadir adalah Pak Mandenas, maka kami harapkan seluruh masukan dari tokoh masyarakat, ASN, hingga semua elemen bisa menjadi prioritas perjuangan beliau di Senayan,” tutupnya.






