JAKARTA — Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong tumbuhnya semangat baru dalam dunia fotografi tanah air lewat penyelenggaraan lomba fotografi olahraga. Ajang ini tak hanya menjadi panggung kreativitas, tetapi juga motor penggerak bagi subsektor fotografi yang menjadi bagian penting dalam ekosistem ekonomi kreatif nasional.
“Dengan hadirnya kompetisi ini, kami ingin menggairahkan kembali industri fotografi. Lomba ini terbuka untuk semua, dari fotografer pemula hingga profesional,” ujar Deputi Bidang Kreativitas Kemenparekraf, Agustini Rahayu, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (23/6/2025) lalu.
Lomba fotografi ini digelar untuk mendukung event internasional FEI CSIs International Jumping Competition 2025, yang berlangsung di Jakarta International Equestrian Park (JIEP) Pulomas pada 21–22 Juni. Para peserta bisa mengirim karya mereka dari hasil tangkapan kamera profesional maupun ponsel pintar.
Tak main-main, ajang ini dinilai langsung oleh nama-nama besar di dunia fotografi Indonesia seperti Darwis Triadi dan Arbain Rambey, yang menjadi juri kompetisi. Keterlibatan mereka memberi bobot prestisius sekaligus menjadi daya tarik bagi peserta muda berbakat.
Menurut Kemenparekraf, lomba ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah, komunitas kreatif, akademisi, pelaku industri, media, dan masyarakat luas. Kolaborasi ini menjadi modal penting dalam upaya memperkuat pilar ekonomi kreatif berbasis talenta.
“Industri fotografi tak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari seluruh ekosistem, termasuk produsen peralatan fotografi, komunitas, dan media, sangat penting dalam membangun industri yang sehat dan berkelanjutan,” tambah Agustini.
Lebih dari sekadar lomba, inisiatif ini juga diharapkan menjadi wadah ekspresi generasi muda, memperluas eksposur karya mereka, serta mendorong lahirnya inovasi visual di tengah era digital.
Agustini juga menyampaikan harapannya agar ke depan, lomba fotografi seperti ini dapat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam setiap penyelenggaraan ajang olahraga nasional maupun internasional di Indonesia.
“Kami ingin menjadikan fotografi sebagai elemen penting dalam menceritakan semangat olahraga dan memperkuat identitas kreatif bangsa,” pungkasnya.






