Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

News

Wakil Ketua DPR Walk Out dari Pelantikan Rektor UPI: Protes Sumpah Jabatan Pakai Bahasa Inggris

adminbadge-check


					Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal Perbesar

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal

BANDUNG – Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, meninggalkan ruangan pelantikan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Didi Sukyadi, setelah mendengar sumpah jabatan diucapkan dalam bahasa Inggris, Senin (16/6/2025).

Tindakan walk out ini dilakukan sebagai bentuk protes keras terhadap penggunaan bahasa asing dalam acara resmi kenegaraan. Menurut Cucun, pelantikan rektor di institusi pendidikan nasional wajib menggunakan bahasa Indonesia, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

“Saya tidak bisa menerima pengucapan sumpah jabatan rektor di institusi pendidikan Indonesia dilakukan dalam bahasa asing. Ini jelas melanggar undang-undang,” tegas Cucun kepada wartawan.

Peringatan Keras untuk Dunia Kampus

Cucun menyayangkan peristiwa tersebut dan menyebutnya sebagai teguran keras bagi UPI. Ia menilai kampus seharusnya menjadi benteng utama dalam menjaga marwah dan identitas bahasa Indonesia, khususnya di forum-forum resmi seperti pelantikan pejabat.

“Kita boleh internasional, tapi jangan sampai mengorbankan jati diri bangsa. Bahasa Indonesia adalah simbol kedaulatan, bukan sekadar alat komunikasi,” ujarnya.

Cucun juga meminta Kemendikbudristek untuk turun tangan mengevaluasi kejadian ini dan memberikan pembinaan kepada pihak UPI, agar kejadian serupa tak terulang di masa depan.

Sumpah Pakai Bahasa Inggris Jadi Sorotan

Dalam prosesi pelantikan, Rektor UPI terdengar mengucapkan sumpah dalam bahasa Inggris, di antaranya menyatakan akan menjunjung tinggi prinsip “values for value, full commitment no conspiracy, and defender integrity”.

Pernyataan ini sontak menuai reaksi keras. Bagi Cucun, persoalan ini bukan sekadar soal bahasa, tetapi menyangkut kedaulatan, etika berbangsa, dan kepatuhan terhadap hukum nasional.

“Ini harus jadi pelajaran penting bagi semua perguruan tinggi. Tidak boleh lagi ada yang menomorduakan bahasa Indonesia dalam forum resmi,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lilin Solidaritas Menyala di Timika, Doa Dipanjatkan untuk Lima Wartawan yang Hilang di Anak Krakatau

14 September 2026 - 11:57 WIB

IMG 20260914 WA0048

Sambut HUT ke-30, Pemkab Mimika Siapkan Refleksi dan Doa Bersama

14 September 2026 - 11:25 WIB

IMG 20260914 WA0010

Gubernur Meki Minta LMA Jadi Jembatan Masyarakat Adat dan Pemerintah

14 September 2026 - 11:18 WIB

IMG 20260914 WA0024

Lenis Kogoya Desak Pembebasan Korban Penyanderaan di Mimika, Serukan Hentikan Pembunuhan Warga Sipil

14 September 2026 - 10:47 WIB

IMG 20260914 WA0020

Pelantikan LMA Korwil Papua Tengah, Lenis Kogoya Dorong Penguatan Peran Masyarakat Adat

14 September 2026 - 10:26 WIB

IMG 20260914 WA0016
Trending di Headline