Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

News

Wakil Ketua DPR Walk Out dari Pelantikan Rektor UPI: Protes Sumpah Jabatan Pakai Bahasa Inggris

adminbadge-check


					Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal Perbesar

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal

BANDUNG – Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, meninggalkan ruangan pelantikan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Didi Sukyadi, setelah mendengar sumpah jabatan diucapkan dalam bahasa Inggris, Senin (16/6/2025).

Tindakan walk out ini dilakukan sebagai bentuk protes keras terhadap penggunaan bahasa asing dalam acara resmi kenegaraan. Menurut Cucun, pelantikan rektor di institusi pendidikan nasional wajib menggunakan bahasa Indonesia, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

“Saya tidak bisa menerima pengucapan sumpah jabatan rektor di institusi pendidikan Indonesia dilakukan dalam bahasa asing. Ini jelas melanggar undang-undang,” tegas Cucun kepada wartawan.

Peringatan Keras untuk Dunia Kampus

Cucun menyayangkan peristiwa tersebut dan menyebutnya sebagai teguran keras bagi UPI. Ia menilai kampus seharusnya menjadi benteng utama dalam menjaga marwah dan identitas bahasa Indonesia, khususnya di forum-forum resmi seperti pelantikan pejabat.

“Kita boleh internasional, tapi jangan sampai mengorbankan jati diri bangsa. Bahasa Indonesia adalah simbol kedaulatan, bukan sekadar alat komunikasi,” ujarnya.

Cucun juga meminta Kemendikbudristek untuk turun tangan mengevaluasi kejadian ini dan memberikan pembinaan kepada pihak UPI, agar kejadian serupa tak terulang di masa depan.

Sumpah Pakai Bahasa Inggris Jadi Sorotan

Dalam prosesi pelantikan, Rektor UPI terdengar mengucapkan sumpah dalam bahasa Inggris, di antaranya menyatakan akan menjunjung tinggi prinsip “values for value, full commitment no conspiracy, and defender integrity”.

Pernyataan ini sontak menuai reaksi keras. Bagi Cucun, persoalan ini bukan sekadar soal bahasa, tetapi menyangkut kedaulatan, etika berbangsa, dan kepatuhan terhadap hukum nasional.

“Ini harus jadi pelajaran penting bagi semua perguruan tinggi. Tidak boleh lagi ada yang menomorduakan bahasa Indonesia dalam forum resmi,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat

19 Juni 2026 - 05:07 WIB

831438440772

Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

18 Juni 2026 - 12:32 WIB

IMG 20260617 WA0001

Pemkab Deiyai Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran DAK dari KPPN Nabire

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

IMG 20260618 WA0014

Kapolres Nabire Tegaskan Penimbun BBM Akan Diproses Hukum

18 Juni 2026 - 12:23 WIB

IMG 20260618 WA0013

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Nabire Aman Hingga Empat Minggu 

18 Juni 2026 - 12:20 WIB

IMG 20260618 WA0011
Trending di Headline