Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Serukan Model Demokrasi Tanpa Sekat: Pelajaran dari Papua untuk Indonesia Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 Resmi Diperpanjang hingga 13 Maret 2026 Komite III DPD RI Apresiasi Program Kemenkes, OAP Papua Diprioritaskan Jadi Tenaga Medis OPINI : Saat Vatikan Menjaga Jarak, Indonesia Memasuki Arena Natalius Pigai: Komnas HAM Akan Bekerja Seperti KPK, Boleh Bentuk Unit Penyidikan HAM Wilhelmus Pigai Fasilitasi Nobar Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Papua Tengah, Libatkan Siswa dan Mahasiswa

Headline

DPD Kerukunan Keluarga Kawanua Nabire Gelar Musda II

Etty Welerbadge-check


					DPD Kerukunan Keluarga Kawanua Nabire Gelar Musda II Perbesar

NABIRE — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II pada Senin (12/5/2025), bertempat di Gedung Gereja Bethel Indonesia (GBI) Karang Mulia, Nabire. Musda ini dilaksanakan satu hari penuh dengan agenda utama memilih ketua baru untuk periode 2025–2030.

Ketua Panitia Musda II, Bapak Jenny Welwintendian, menjelaskan bahwa persiapan acara ini telah dilakukan selama dua bulan terakhir. Ia didampingi oleh Sekretaris Yodi Pangemon dan Bendahara Novia Runturambi dalam kepanitiaan yang telah bekerja maksimal menyukseskan kegiatan tersebut.

Musda II ini mengusung tema: “Dengan Semangat Mapalus, Kita Mengabdi bagi Papua Tengah”, yang mencerminkan nilai-nilai gotong-royong, persaudaraan, dan pengabdian bagi tanah perantauan.

Sebanyak 112 orang terlibat langsung dalam kegiatan ini, terdiri dari panitia dan peserta sidang yang berasal dari berbagai Sub Rayon di bawah naungan DPD KKK Nabire.

Saat ini, Kerukunan Keluarga Kawanua di Kabupaten Nabire memiliki 9 Sub Rayon aktif, yang tersebar di berbagai wilayah, menjadi motor penggerak kegiatan sosial, keagamaan, dan budaya bagi masyarakat Kawanua di tanah Papua Tengah.

“Kami berharap ketua yang terpilih adalah sosok yang takut akan Tuhan, memiliki loyalitas, dan mampu bekerja sama untuk mensejahterakan seluruh warga Kawanua di Nabire,” ujar Jenny.

Ia juga menambahkan pentingnya kolaborasi dan harmonisasi antara Kawanua dan masyarakat asli Papua dalam membangun Kabupaten Nabire serta Provinsi Papua Tengah secara menyeluruh.

Musda II ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan pemimpin, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi dan penyegaran semangat pelayanan dalam kerangka persatuan dan pembangunan lintas budaya di Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Konflik Timur Tengah, Keberangkatan Umroh Sementara Dipending

13 Maret 2026 - 13:54 WIB

IMG 20260313 WA0010

Penulis Buku Kontekstual Papua: Pembelajaran Harus Dekat dengan Kehidupan Siswa

13 Maret 2026 - 11:28 WIB

IMG 20260313 WA0224

John NR Gobai: Prioritaskan Anak Asli Papua dalam Jabatan Strategis, Wujudkan Pembangunan Berbasis Lokal Sesuai Amanat PP 106/2021

13 Maret 2026 - 11:24 WIB

IMG 20260313 WA0223

Pemprov Papua Tengah Lanjutkan Program Sekolah Gratis, Fokus Dorong Anak Papua Tetap Bersekolah

13 Maret 2026 - 11:19 WIB

IMG 20260313 WA0185

Pemprov Papua Tengah Sosialisasikan Buku Pembelajaran Kontekstual di SMA Negeri Meepago Nabire

13 Maret 2026 - 11:07 WIB

IMG 20260313 WA0183
Trending di Headline