Menu

Mode Gelap
BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua

Headline

DPD Kerukunan Keluarga Kawanua Nabire Gelar Musda II

Etty Welerbadge-check


					DPD Kerukunan Keluarga Kawanua Nabire Gelar Musda II Perbesar

NABIRE — Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II pada Senin (12/5/2025), bertempat di Gedung Gereja Bethel Indonesia (GBI) Karang Mulia, Nabire. Musda ini dilaksanakan satu hari penuh dengan agenda utama memilih ketua baru untuk periode 2025–2030.

Ketua Panitia Musda II, Bapak Jenny Welwintendian, menjelaskan bahwa persiapan acara ini telah dilakukan selama dua bulan terakhir. Ia didampingi oleh Sekretaris Yodi Pangemon dan Bendahara Novia Runturambi dalam kepanitiaan yang telah bekerja maksimal menyukseskan kegiatan tersebut.

Musda II ini mengusung tema: “Dengan Semangat Mapalus, Kita Mengabdi bagi Papua Tengah”, yang mencerminkan nilai-nilai gotong-royong, persaudaraan, dan pengabdian bagi tanah perantauan.

Sebanyak 112 orang terlibat langsung dalam kegiatan ini, terdiri dari panitia dan peserta sidang yang berasal dari berbagai Sub Rayon di bawah naungan DPD KKK Nabire.

Saat ini, Kerukunan Keluarga Kawanua di Kabupaten Nabire memiliki 9 Sub Rayon aktif, yang tersebar di berbagai wilayah, menjadi motor penggerak kegiatan sosial, keagamaan, dan budaya bagi masyarakat Kawanua di tanah Papua Tengah.

“Kami berharap ketua yang terpilih adalah sosok yang takut akan Tuhan, memiliki loyalitas, dan mampu bekerja sama untuk mensejahterakan seluruh warga Kawanua di Nabire,” ujar Jenny.

Ia juga menambahkan pentingnya kolaborasi dan harmonisasi antara Kawanua dan masyarakat asli Papua dalam membangun Kabupaten Nabire serta Provinsi Papua Tengah secara menyeluruh.

Musda II ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan pemimpin, tetapi juga menjadi momentum konsolidasi dan penyegaran semangat pelayanan dalam kerangka persatuan dan pembangunan lintas budaya di Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Papua Perkuat Imunisasi di Wilayah Perbatasan, Media KIE Berbasis Budaya Lokal Disiapkan

23 September 2026 - 06:32 WIB

IMG 20260923 WA0035

Warga Wanggar Sari Apresiasi Dinkes Nabire Selesaikan Masalah Internal Puskesmas

22 September 2026 - 10:11 WIB

IMG 20260922 WA0050

Polda Papua dan Belanda Perkuat Komunikasi, Bahas Keamanan hingga Lingkungan

22 September 2026 - 10:07 WIB

IMG 20260922 WA0045

September, Realisasi Fisik APBD Mimika 52 Persen, Realisasi Keuangan 48 Persen

22 September 2026 - 10:01 WIB

IMG 20260922 WA0042

FKP, Pemkab Mimika Dorong Pelayanan Publik Lebih Inklusif 

22 September 2026 - 09:57 WIB

IMG 20260922 WA0041
Trending di Headline