Menu ✖

Mode Gelap
Staff Ahli DPD RI Papua Tengah Dorong Anak Muda Kreatif di Era Digital Program Sekolah Sepanjang Hari Gagasan Meki Nawipa Resmi Diluncurkan di Puncak Jaya BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah

Headline

Pengamanan Balamai Atas Berujung Kontak Senjata, Koops TNI Habema Amankan Sejumlah Senjata

Etty Welerbadge-check


					Pengamanan Balamai Atas Berujung Kontak Senjata, Koops TNI Habema Amankan Sejumlah Senjata Perbesar

TIMIKA – Personel Satgas Koops TNI Habema yang terdiri dari Yonif 315/Garuda bersama Tim Taipur melaksanakan pengamanan wilayah di Kampung Balamai Atas, Distrik Hitadipa, Papua Tengah, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan setelah adanya informasi mengenai keberadaan kelompok bersenjata OPM Kodap VIII/Intan Jaya pimpinan Daniel Aibon Kogoya di sekitar wilayah Balamai Atas. Personel kemudian melakukan pemantauan dan pengecekan situasi guna memastikan kondisi keamanan serta mencegah potensi gangguan terhadap masyarakat.

Dalam pelaksanaan pengamanan, terjadi kontak senjata antara personel Satgas Koops TNI Habema dengan kelompok bersenjata. Berdasarkan laporan sementara dari lapangan, empat anggota kelompok tersebut dilaporkan meninggal dunia. Dua orang ditemukan di sekitar lokasi kejadian, sementara dua lainnya dilaporkan terjatuh ke area jurang saat kontak berlangsung.

Setelah situasi dapat dikendalikan, personel melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi dan mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kelompok bersenjata. Barang yang diamankan antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang yang dilengkapi alat bidik Trijicon, 50 butir munisi kaliber 5,56 mm, satu magazen SS2 V1, alat komunikasi, telepon seluler, serta sejumlah perlengkapan lapangan.

Seluruh barang tersebut telah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pangkoops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., menegaskan bahwa setiap pelaksanaan tugas di lapangan harus dilakukan secara profesional, selektif, terukur, serta tetap berpedoman pada ketentuan hukum.

“Ketegasan terhadap ancaman harus berjalan bersama dengan upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat. Setiap tindakan prajurit harus dilaksanakan secara terukur, selektif, profesional, dan tetap menghormati nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Brigjen TNI Riyanto.

Ia menambahkan bahwa terciptanya keamanan tidak hanya berkaitan dengan pengendalian gangguan keamanan, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara aman.

“Warga dapat kembali berkebun dan bekerja, anak-anak dapat bersekolah, pelayanan kesehatan dan pemerintahan dapat berjalan, serta kehidupan adat dan keagamaan dapat berlangsung dengan aman,” katanya.

Pangkoops juga mengajak anggota kelompok bersenjata yang masih berada di kawasan hutan dan pegunungan untuk menghentikan kekerasan dan kembali ke tengah keluarga serta masyarakat.

“Kepada saudara-saudara kita yang masih berada di luar kampung, jalan untuk kembali selalu terbuka. Kembalilah kepada keluarga, masyarakat, dan kampung halaman. Mari kita bangun Papua bersama. Keberanian bukan hanya ketika seseorang mampu mengangkat senjata, tetapi juga ketika berani meletakkannya dan memilih kehidupan yang lebih baik,” tegasnya.

Koops TNI Habema selanjutnya akan terus melaksanakan pengamanan wilayah dengan tetap memperhatikan kondisi masyarakat serta mendukung terciptanya situasi yang memungkinkan aktivitas warga berlangsung secara normal.

Upaya pengamanan tersebut diarahkan untuk menciptakan kondisi yang semakin aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat bekerja, anak-anak dapat belajar, keluarga dapat menjalankan aktivitas bersama, serta kehidupan sosial masyarakat dapat berlangsung dengan lebih tenang.(IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hak atas Tanah Leluhur dan Manfaat Investasi jadi Sorotan di Workshop FPHS

25 September 2026 - 15:20 WIB

IMG 20260926 WA0003

Empat Kampung di Mimika Jadi Sasaran Penguatan Program Pencegahan Stunting

25 September 2026 - 15:15 WIB

IMG 20260926 WA0000

Tanah SD Negeri Inauga Disengketakan, Penggugat Pegang SHM, Pemda Andalkan Putusan MA

25 September 2026 - 15:11 WIB

IMG 20260925 WA0041

Hampir 2.000 Pedagang Ramaikan Pasar Sentral Timika, 600 di Antaranya Mama-Mama Papua

25 September 2026 - 14:56 WIB

20260923

Penerimaan Retribusi Naik, Disperindag Mimika Optimistis Target Tahunan Terlampaui

25 September 2026 - 14:16 WIB

20260923
Trending di Headline