Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Pengojek Nabire Klarifikasi: Tidak Terlibat dalam Aksi Kelompok Kebangsaan

Etty Welerbadge-check


					Pengojek Nabire Klarifikasi: Tidak Terlibat dalam Aksi Kelompok Kebangsaan Perbesar

NABIRE — Sejumlah pengojek di Kota Nabire menyampaikan klarifikasi terbuka terkait isu keterlibatan mereka dalam aksi yang dilakukan kelompok yang menamakan diri *Forum Gabungan Organisasi Kebangsaan Republik Indonesia di Papua Tengah di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPDPT) pada Selasa (25/11).

Kelompok tersebut sebelumnya menyampaikan empat poin aspirasi, salah satunya dukungan terhadap TNI/Polri dalam penegakan hukum terhadap kelompok separatis di Papua Tengah. Namun setelah pernyataan itu dimuat di media, KOMNAS TPNPB-OPM mengeluarkan ancaman akan mengeksekusi “agen intelijen” yang disebut berprofesi sebagai pengojek di Nabire.

Ketegangan meningkat setelah dalam aksi itu terlihat beberapa peserta memakai helm biru dan mengatasnamakan diri sebagai pengojek, sehingga menimbulkan kesan bahwa para pengojek di Nabire ikut terlibat dalam aksi tersebut.

Pengojek Helm Biru: Tidak Mewakili Semua

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa oknum yang membawa spanduk dalam aksi tersebut merupakan bagian dari komunitas ojek helm biru dari Komunitas Nabire Baru, yang anggotanya diperkirakan lebih dari 200 orang.

Namun, banyak pengojek mengaku dirugikan atas tindakan oknum tersebut. Khawatir tempat mencari nafkah mereka terdampak, puluhan pengojek dari berbagai pangkalan—termasuk Pasar Karang—menggelar jumpa pers untuk menyatakan bahwa mereka tidak terlibat dan tidak berafiliasi dengan kelompok mana pun.

Pamax (31), pengojek Pasar Karang sekaligus anggota Komunitas Nabire Baru, menegaskan bahwa hanya segelintir orang yang hadir dalam aksi tersebut.

“Dalam poster terlihat beberapa orang memakai helm biru dan mengatasnamakan ojek, tetapi itu tidak mewakili semua pengojek di Kota Nabire,” tegas Pamax.
“Kami ojek hanya untuk mencari kebutuhan sehari-hari dan tidak memihak baik TNI maupun TPNPB-OPM. Tugas kami hanya mengantar penumpang.”

Ia menambahkan bahwa klarifikasi ini penting agar masyarakat tidak salah memahami situasi dan tidak menggeneralisasi seluruh pengojek.

Pengojek Minta Jangan Dilibatkan

Di lokasi yang sama, Yan (29), pengojek helm biru lainnya, meminta agar para oknum yang terlibat aksi tidak menyeret nama seluruh pengojek.

“Kami minta kepada pihak-pihak terkait untuk tidak melibatkan semua pengojek. Ini urusan oknum, jangan sampai merata-matakan seluruh pengojek yang sedang mencari nafkah,” ujarnya.

Yan juga menanggapi ancaman yang dikeluarkan KOMNAS TPNPB-OPM.

“Kalau memang mau cari siapa, silakan langsung ke oknumnya saja. Tidak semua pengojek terlibat.”

TPNPB-OPM Keluarkan Ancaman

Dalam siaran pers resmi, Juru Bicara KOMNAS TPNPB, Sebby Sambom, mengimbau pasukan TPNPB di wilayah adat Meepago untuk mengeksekusi pengojek berhelm biru dan kuning di Nabire. Mereka dituduh sebagai “bagian dari agen intelijen pemerintah Indonesia”.

Pernyataan tersebut membuat para pengojek merasa resah karena profesi mereka kini berada dalam situasi berbahaya akibat generalisasi tersebut. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KNPI Mimika: KONI Distrik Harus Jadi ‘Mata dan Telinga’ untuk Temukan Talenta Atlet dari Kampung

5 September 2026 - 13:54 WIB

20260905

Dari Kampung Untuk Mimika, KONI Distrik Mimika Barat Tengah Siap Cetak Atlet Berprestasi

5 September 2026 - 13:33 WIB

IMG 20260905 223248

Bupati Lantik 18 Kordinator KONI Distrik Kabupaten Mimika Masa Bakti 2026 – 2030, Olahraga Dimulai dari Kampung ke Kota 

5 September 2026 - 13:09 WIB

IMG 20260905 220842

Lebih Dekat di Hari Pelanggan Nasional, Pertamina Patra Niaga Bagikan Semangat Senyum Pelanggan, Senyumku Juga di Timur Indonesia

4 September 2026 - 21:47 WIB

IMG 20260904 WA0146

Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031

4 September 2026 - 21:05 WIB

WhatsApp Image 2026 09 03 at 4.04.06 PM 1536x1023
Trending di Headline