Menu

Mode Gelap
BULD DPD RI Uji Publik Regulasi Pendidikan Bali, Soroti Kewenangan Pusat dan Daerah Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua

Headline

Satker PJN 1 Nabire Lebarkan Jalan Menuju Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah

Etty Welerbadge-check


					Satker PJN 1 Nabire Lebarkan Jalan Menuju Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah Perbesar

NABIRE – Dalam rangka mendukung keberadaan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Tengah, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) 1 Nabire melaksanakan paket pekerjaan pelebaran Jalan Nabire–Wanggar yang menjadi akses utama menuju pusat pemerintahan provinsi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 Papua Tengah, Ir. Daud M. Merauje, ST, bilang pelebaran jalan tersebut masuk dalam ruas jalan nasional sepanjang 18,55 kilometer, dimulai dari Perempatan Hotel Adaman. Proyek Tahun Anggaran 2025 ini telah berkontrak sejak awal Agustus dan kini tengah dalam tahap pelaksanaan di lapangan.

“Jalan yang ada sebelumnya memiliki lebar aspal eksisting terbatas. Dalam perencanaan, pelebaran akan dilakukan ke kiri 3,3 meter termasuk saluran air, dan ke kanan 3,3 meter,” jelas Daud di ruang kerjanya, Kamis (4/9/2025).

Namun, pekerjaan di lapangan tidak lepas dari sejumlah kendala terkait pemanfaatan daerah milik jalan (Damija) dan ruang milik jalan (Rumija). Berdasarkan Permen PU No. 20/PRT/M/2010, terdapat berbagai fasilitas umum yang harus dipindahkan lebih dahulu, antara lain tiang listrik PLN, tiang dan kabel Telkom, lampu penerangan jalan umum (PJU), pipa PDAM, lampu lalu lintas, hingga papan reklame.

“Semua itu masuk dalam bagian pelebaran jalan. Kami sudah menyurati pihak terkait dan melakukan sosialisasi agar dapat bersama-sama memindahkan fasilitas umum dimaksud,” ujarnya.

Selain itu, proyek juga akan berdampak pada pasar dan pertokoan di kawasan Perempatan SP 1. Untuk itu, Daud berharap adanya koordinasi yang baik dengan .Distrik Nabire Barat serta Pemkab Nabire khususnya dinas yang membidangi pasar, agar pekerjaan dapat berjalan tanpa harus melompati segmen pasar.

Ia menegaskan, pembangunan ini tidak hanya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga memperlancar akses menuju pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah.

“Saya sangat berharap dukungan dari Bapak Gubernur Papua Tengah, Bapak Bupati Nabire, serta masyarakat sepanjang ruas Nabire–Wanggar. Mari kita bekerja sama demi kelancaran pembangunan ini,” pungkasnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Wanggar Sari Apresiasi Dinkes Nabire Selesaikan Masalah Internal Puskesmas

22 September 2026 - 10:11 WIB

IMG 20260922 WA0050

Polda Papua dan Belanda Perkuat Komunikasi, Bahas Keamanan hingga Lingkungan

22 September 2026 - 10:07 WIB

IMG 20260922 WA0045

September, Realisasi Fisik APBD Mimika 52 Persen, Realisasi Keuangan 48 Persen

22 September 2026 - 10:01 WIB

IMG 20260922 WA0042

FKP, Pemkab Mimika Dorong Pelayanan Publik Lebih Inklusif 

22 September 2026 - 09:57 WIB

IMG 20260922 WA0041

Pendulang di Landfill Mile 38 Diminta Pindahkan Camp, Batas Waktu 29 September

22 September 2026 - 09:18 WIB

IMG 20260922 WA0040
Trending di Headline