Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

News

Sri Mulyani Alokasikan Anggaran Pendidikan Rp757 Triliun untuk 2026

adminbadge-check


					Sri Mulyani Alokasikan Anggaran Pendidikan Rp757 Triliun untuk 2026 Perbesar

JAKARTA – Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp757,8 triliun untuk tahun anggaran 2026. Angka ini setara dengan 20% dari total belanja negara, yang bertujuan untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing global. Hal ini diungkapkan dalam Rapat Paripurna DPR RI, Kamis (21/8/2025) lalu.

Alokasi anggaran tersebut didistribusikan ke dalam beberapa pos, di antaranya:

  •   Transfer ke Daerah (TKD): Sebesar Rp253,4 triliun dialokasikan untuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD), dan Tunjangan Profesi Guru (TPG).
  •  Kementerian/Lembaga (K/L): Sekitar Rp243,9 triliun disalurkan melalui kementerian terkait, seperti Kemendikdasmen, Kemendiktisaintek, Kemenag, dan Kementerian PUPR. Kenaikan anggaran ini bertujuan untuk menjamin kualitas dan akses pendidikan yang lebih luas.
  •   Program Makan Bergizi Gratis (MBG): Sebanyak Rp223,6 triliun dialokasikan untuk program ini, yang diperkirakan akan memberikan manfaat langsung bagi 71,9 juta siswa.
  •  Pembiayaan: Sekitar Rp37 triliun akan digunakan untuk dana abadi pendidikan, penelitian, pesantren, perguruan tinggi, dan kebudayaan. Dana ini juga akan dimanfaatkan untuk revitalisasi sekolah dan pembangunan sekolah unggul.

Selain itu, anggaran pendidikan juga akan difokuskan untuk peningkatan kualitas guru, penguatan pendidikan vokasi, dan penyesuaian kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Bantuan Beasiswa dan Gaji Pendidik

Sri Mulyani juga menyebutkan bahwa pemerintah menyiapkan berbagai program beasiswa untuk mendukung akses pendidikan. Anggaran untuk Program Indonesia Pintar (PIP) akan dialokasikan bagi 21,1 juta siswa, sementara Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah disiapkan untuk 1,2 juta mahasiswa.

Gaji dan kesejahteraan pendidik juga menjadi prioritas. Anggaran sebesar Rp274,7 triliun dialokasikan untuk gaji guru, dosen, dan tenaga kependidikan, termasuk penguatan kompetensi dan tunjangan profesi.

Lebih lanjut, pemerintah akan memperkuat Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggul Garuda, serta mendorong Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk meningkatkan jumlah beasiswa ke universitas terbaik di dunia.

Pencapaian dan Target LPDP

Pada tahun 2026, LPDP ditargetkan dapat memberikan beasiswa kepada 4.000 mahasiswa. Sampai saat ini, Dana Abadi Pendidikan telah memberikan beasiswa kepada 574.878 orang, sementara penerima beasiswa LPDP mencapai 55.586 orang dengan rincian:

  •  Program Magister (S2): 40.284 orang
  •  Program Doktoral (S3): 11.829 orang
  • Spesialisasi Dokter: 3.379 orang

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

18 Juni 2026 - 12:32 WIB

IMG 20260617 WA0001

Pemkab Deiyai Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran DAK dari KPPN Nabire

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

IMG 20260618 WA0014

Kapolres Nabire Tegaskan Penimbun BBM Akan Diproses Hukum

18 Juni 2026 - 12:23 WIB

IMG 20260618 WA0013

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Nabire Aman Hingga Empat Minggu 

18 Juni 2026 - 12:20 WIB

IMG 20260618 WA0011

Pemkab Nabire Beri Waktu Sebulan: Kendaraan Pelat Luar Wajib Mutasi, BBM Subsidi dan Pajak Jadi Alasan Utama

18 Juni 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260618 WA0009
Trending di Headline