Menu

Mode Gelap
Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku Masyarakat Paniai Berdomisili Mimika Mendukung Daerah Otonom Kabupaten Moni, Mengecam Aksi Protes

Headline

Gangguan Telkomsel dan IndiHome di Papua, DPR Papua Tengah Desak Evaluasi Serius

Etty Welerbadge-check


					Gangguan Telkomsel dan IndiHome di Papua, DPR Papua Tengah Desak Evaluasi Serius Perbesar

NABIRE – Layanan broadband 4G Telkomsel dan jaringan IndiHome mengalami gangguan serius di sejumlah wilayah Papua Selatan dan Papua Tengah sejak Sabtu (16/8). Telkomsel melalui General Manager Region Network Operations and Productivity Telkomsel Maluku dan Papua, Yasrinaldi, menyampaikan permohonan maaf atas penurunan kualitas layanan tersebut yang berdampak pada pelanggan di Merauke, Mimika, Mappi, Asmat, Boven Digoel, Nabire, Deiyai, Dogiyai, Paniai, Kaimana, Waropen, serta Kepulauan Aru.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua II DPR Papua Tengah, Dr. Drs. Petrus Izaach Suripatty, M.Si, menyampaikan keprihatinannya. Ia menilai persoalan ini seharusnya tidak boleh terus berulang mengingat perkembangan teknologi saat ini semakin maju.

“Ini ironi sekali, sehingga muncul juga guyonan di dunia maya soal kualitas layanan ini. Saya sendiri bertanya-tanya, teknologi seperti apa yang digunakan sampai bisa terjadi gangguan sebesar ini. Ada pihak yang bahkan menduga jangan-jangan kabel yang dipakai itu kabel bekas atau berkualitas rendah,” ujar Suripatty, Selasa (19/8).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat, dirinya mendesak pihak terkait untuk lebih profesional dalam menangani masalah jaringan telekomunikasi di Papua tengah.

“Saya turut prihatin, dan saya pikir pihak yang bertanggung jawab harus bekerja lebih profesional. Masa kita harus kembali ke kondisi beberapa tahun lalu, ketika orang yang sudah melek internet kini merasa dibatasi hanya karena gangguan jaringan. Padahal kita tahu, satelit-satelit begitu banyak di angkasa, apakah tidak bisa dimanfaatkan untuk memperkuat jaringan di Papua?” tambahnya.

Suripatty juga berencana mendorong agar persoalan ini dibahas lebih serius di tingkat legislatif. Ia menegaskan pentingnya DPR Papua Tengah bersama DPR RI, khususnya komisi terkait, memanggil dinas dan pihak penyedia layanan telekomunikasi untuk mempertanyakan penyebab sekaligus mencari solusi jangka panjang. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah

26 Mei 2026 - 13:53 WIB

IMG 20260526 WA0067

Sambut Hari Lingkungan Sedunia, DLH Mimika dan PTFI Kompak Bersihkan Kali

26 Mei 2026 - 10:46 WIB

IMG 20260526 WA0015

Selamat Iduladha, Menag: Semangat Berkurban Energi Kebersamaan

26 Mei 2026 - 10:40 WIB

IMG 20260526 WA0017

Lewat ‘Honai Smart Character’, Polsek Miru Tanamkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di SDN 4 Mimika

26 Mei 2026 - 10:34 WIB

IMG 20260526 WA0014

Dinkes Mimika Gelar Workshop Lansia Tangguh, Dorong Lansia Tetap Produktif dan Mandiri

26 Mei 2026 - 05:37 WIB

IMG 20260526 WA0009
Trending di Headline