Menu ✖

Mode Gelap
Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah

Headline

Gangguan Telkomsel dan IndiHome di Papua, DPR Papua Tengah Desak Evaluasi Serius

Etty Welerbadge-check


					Gangguan Telkomsel dan IndiHome di Papua, DPR Papua Tengah Desak Evaluasi Serius Perbesar

NABIRE – Layanan broadband 4G Telkomsel dan jaringan IndiHome mengalami gangguan serius di sejumlah wilayah Papua Selatan dan Papua Tengah sejak Sabtu (16/8). Telkomsel melalui General Manager Region Network Operations and Productivity Telkomsel Maluku dan Papua, Yasrinaldi, menyampaikan permohonan maaf atas penurunan kualitas layanan tersebut yang berdampak pada pelanggan di Merauke, Mimika, Mappi, Asmat, Boven Digoel, Nabire, Deiyai, Dogiyai, Paniai, Kaimana, Waropen, serta Kepulauan Aru.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua II DPR Papua Tengah, Dr. Drs. Petrus Izaach Suripatty, M.Si, menyampaikan keprihatinannya. Ia menilai persoalan ini seharusnya tidak boleh terus berulang mengingat perkembangan teknologi saat ini semakin maju.

“Ini ironi sekali, sehingga muncul juga guyonan di dunia maya soal kualitas layanan ini. Saya sendiri bertanya-tanya, teknologi seperti apa yang digunakan sampai bisa terjadi gangguan sebesar ini. Ada pihak yang bahkan menduga jangan-jangan kabel yang dipakai itu kabel bekas atau berkualitas rendah,” ujar Suripatty, Selasa (19/8).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat, dirinya mendesak pihak terkait untuk lebih profesional dalam menangani masalah jaringan telekomunikasi di Papua tengah.

“Saya turut prihatin, dan saya pikir pihak yang bertanggung jawab harus bekerja lebih profesional. Masa kita harus kembali ke kondisi beberapa tahun lalu, ketika orang yang sudah melek internet kini merasa dibatasi hanya karena gangguan jaringan. Padahal kita tahu, satelit-satelit begitu banyak di angkasa, apakah tidak bisa dimanfaatkan untuk memperkuat jaringan di Papua?” tambahnya.

Suripatty juga berencana mendorong agar persoalan ini dibahas lebih serius di tingkat legislatif. Ia menegaskan pentingnya DPR Papua Tengah bersama DPR RI, khususnya komisi terkait, memanggil dinas dan pihak penyedia layanan telekomunikasi untuk mempertanyakan penyebab sekaligus mencari solusi jangka panjang. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jarak Pandang Menurun, Polres Mimika Minta Pengendara Lebih Hati-hati

13 Oktober 2026 - 11:42 WIB

IMG 20261013 WA0049

Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Warga Dekai Disergap, Polisi Sita Amunisi dan Senjata Tajam

13 Oktober 2026 - 11:36 WIB

IMG 20261013 WA0048

DPRK Mimika Perkuat Pemahaman Masyarakat soal Perlindungan UMKM OAP

13 Oktober 2026 - 11:24 WIB

IMG 20261013 WA0044

Kabut Asap Tebal Mulai Masuk Rumah Warga, Aktivitas Pagi di Tengah Ancaman Gangguan Kesehatan

13 Oktober 2026 - 11:21 WIB

IMG 20261013 WA0042

Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah

13 Oktober 2026 - 10:50 WIB

IMG 20261013 WA0429
Trending di Headline