Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

News

Gubernur Papua Tengah Pimpin Upacara HUT RI ke-80 Kenakan Pakaian Adat

adminbadge-check


					Gubernur Papua Tengah Pimpin Upacara HUT RI ke-80 Kenakan Pakaian Adat Perbesar

NABIRE – Dalam sebuah momen yang penuh makna dan dianggap bersejarah, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengenakan pakaian adat Papua. Tidak sendirian, Wakil Gubernur Deinas Geley juga turut serta dalam upacara yang berlangsung di Lapangan Bandara Lama Nabire, Kamis (17/8/2025).

​Ini adalah kali pertama bagi pemimpin daerah tersebut tampil dengan busana tradisional dalam perayaan HUT RI. Gubernur Meki Nawipa terlihat berwibawa mengenakan pakaian adat dari wilayah Pesisir Papua, sementara Wakil Gubernur Deinas Geley tampil dengan pakaian adat dari Pegunungan Papua. Kehadiran keduanya dalam balutan busana adat ini bukan hanya sekadar penampilan, melainkan simbol kuat dari semangat persatuan dan penghargaan terhadap budaya lokal yang beragam.

​Dalam amanatnya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa upacara peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni rutin. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai refleksi dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

​”Ini adalah saatnya kita menumbuhkan semangat nasionalisme dan karakter kebangsaan, serta memperkuat rasa cinta tanah air, disiplin, dan tanggung jawab. Keberagaman yang kita miliki adalah kekuatan terbesar bangsa ini,” ujarnya.

​Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, tokoh masyarakat, dan berbagai lapisan masyarakat Papua Tengah. Kehadiran para pemimpin dengan pakaian adat ini menjadi pesan yang jelas tentang pentingnya menjaga identitas budaya di tengah arus modernisasi. Acara ditutup dengan sesi foto bersama, dan para pemimpin daerah tersebut dijadwalkan kembali mengenakan pakaian adat yang sama pada upacara penurunan bendera di sore hari, mengukuhkan komitmen mereka terhadap pelestarian budaya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

18 Juni 2026 - 12:32 WIB

IMG 20260617 WA0001

Pemkab Deiyai Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran DAK dari KPPN Nabire

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

IMG 20260618 WA0014

Kapolres Nabire Tegaskan Penimbun BBM Akan Diproses Hukum

18 Juni 2026 - 12:23 WIB

IMG 20260618 WA0013

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Nabire Aman Hingga Empat Minggu 

18 Juni 2026 - 12:20 WIB

IMG 20260618 WA0011

Pemkab Nabire Beri Waktu Sebulan: Kendaraan Pelat Luar Wajib Mutasi, BBM Subsidi dan Pajak Jadi Alasan Utama

18 Juni 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260618 WA0009
Trending di Headline