TIMIKA – Hari Anak Nasional 2025 yang diperingati setiap tanggal 23 Juli merupakan momen sebagai panggilan untuk mempersiapkan anak-anak kita menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia.
“Kita punya tanggung jawab moral dan konstitusional untuk menyiapkan anak-anak Mimika agar menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia. Mari kita jaga, lindungi, dan beri ruang mereka untuk bertumbuh secara optimal,” kata Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong saat membuka kegiatan kelembagaan anak di Gedung Eme Neme Yauware, Rabu (23/07/2025).
Oleh karena itu kata Wabup diperlukan sinergi semua pihak dalam mewujudkan perlindungan dan pemenuhan hak anak di Kabupaten Mimika, sejalan dengan visi nasional menuju Indonesia Layak Anak 2030 dan Generasi Emas 2045.
“Anak adalah penerus cita-cita bangsa, oleh karena itu mereka wajib dilindungi dan difasilitasi agar tumbuh secara utuh fisik, mental, dan sosial,” kata Emanuel.
Lanjut Wabup, salah satu tantangan besar yang disorot dalam kegiatan ini adalah dampak perkembangan teknologi digital. Dimana berdasarkan survei KemenPPPA dan UNICEF tahun 2023, hampir 95,4 persen anak usia 12–17 tahun di Indonesia mengakses internet minimal dua kali sehari. Meskipun membuka peluang positif, tetapi juga memperbesar risiko kejahatan siber terhadap anak.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung cita-cita besar Indonesia tahun 2045,” ujar Emanuel.
Perlu diketahui kgiatan kelembagaan anak ini diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) dengan mengusung tema “Pelembagaan Pemenuhan Hak Anak pada Lembaga Pemerintah, Non Pemerintah, Dunia Usaha, dan Kewenangan Pemerintah Daerah”. (IT)






