Menu

Mode Gelap
Gubernur Papua Tengah Tetapkan BOSDA Pendidikan Gratis Tahun 2026, Ribuan Siswa Jadi Penerima Manfaat Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete

Headline

Tiga Pendulang Tradisional Diduga Terkena Tembakan, Keluarga Akui Kecewa Tidak Diijinkan Menjenguk Korban 

Etty Welerbadge-check


					Tiga Pendulang Tradisional Diduga Terkena Tembakan, Keluarga Akui Kecewa Tidak Diijinkan Menjenguk Korban  Perbesar

TIMIKA – Keluarga dari salah satu korban berinisial R yang dirawat di RSUD Mimika mengaku sangat kecewa, lantaran tidak diijinkan oleh pihak keamanan yang sedang berjaga.

Penuturan ini disampaikan langsung oleh keluarga korban yang diwakili oleh Ketua Kerukunan Seram bagian Timur di Timika, Ali Derlean di salah satu rumah yang beralamat di Nawaripi Dalam pada Minggu sore (06/07/2025).

“Saya atas nama keluarga korban sekaligus Ketua kerukunan agak kecewa karena kami kesana itu mau jenguk dan melihat kondisinya serta apa penyebabnya, tapi tidak diijinkan,” ungkapnya.

Menurutnya hal ini sangat penting agar pada saat kembali dari Rumah Sakit itu bisa disampaikan ke keluarga lainnya.

“Saat itu saya juga memohon biarkan kami masuk dua orang saja yakni saudara kandungnya dan saya sebagai kepala suku. Tapi alasan mereka tunggu dari perintah atasan jika diijinkan,”ujar Ali.

Lanjutnya,”Kami juga tahu prosedur jika ada operasi atau apa itu pasti kami tidak masuk dan tidak bisa ganggu, karena itu aturannya seperti begitu, tapi saudara kami inikan ada di ruang bangsal buka diruang ICU. Ini jenguk saja tidak bisa, ini ada apa? ,”sambungnya.

Dikatakannya bahwa pihak keluarga korban baru mengetahui keluarganya di rawat itu pada sore harinya (Sabtu kemarin-red).

“Saya juga baru tau informasi ini tadi pagi ketika adik korban datang menemui saya,”katanya.

Perlu diketahui, berdasarkan informasi yang diperoleh dilapangan,korban berinisial R ini beserta dua temannya yang berprofesi sebagai pendulang dirawat di Rumah Sakit diduga terkena tembakan di MP 60 pada Sabtu kemarin (05/07/2025). (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dirjen Bimas Katolik Tinjau Pembangunan Asrama SMAKN Keerom, Tekankan Penguatan ASN dan Mutu Pendidikan

20 Juni 2026 - 13:13 WIB

IMG 20260619 WA0046

Bupati Nabire Terbitkan Surat Edaran Pengawasan BBM Bersubsidi, Terapkan Sistem Plat Ganjil-Genap

20 Juni 2026 - 12:10 WIB

IMG 20260620 WA0002

Terima Pendampingan Data SDMK, Kadinkes Deiyai Apresiasi Dukungan Dinkes Papua Tengah

20 Juni 2026 - 12:05 WIB

IMG 20260620 WA0001

Pemprov Papua Tengah Lepas Peserta Bimbel Sekolah Kedinasan OAP, Gubernur: Siapkan Diri Jadi Aparatur Masa Depan Daerah

20 Juni 2026 - 12:00 WIB

IMG 20260620 WA0010

Peletakan Batu Pertama Jembatan Garuda Merah Putih di Mimika, Diharapkan Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Warga

20 Juni 2026 - 11:32 WIB

IMG 20260620 WA0015
Trending di Headline