NABIRE – Yayasan Insan Mandiri Nabire sukses menggelar acara pentas seni dan pelepasan siswa Sekolah Islam Terpadu (SIT) Insan Mandiri Nabire dengan tema “Nusantara dalam Genggaman: Petualangan Anak Indonesia”, yang diselenggarakan di Aula RRI Nabire pada Sabtu (17/5/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 60 siswa-siswi yang mengikuti prosesi pelepasan, didampingi oleh orang tua masing-masing, serta disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Dra. Dina Pidjer, M.Pd. Suasana penuh keceriaan dan haru mengiringi rangkaian acara yang juga menampilkan beragam pertunjukan seni hasil karya anak-anak.
Dalam sambutannya, Direktur Yayasan Insan Mandiri, Didik Wahyu Riyanto, S.Si, menyampaikan selamat kepada para siswa atas keberhasilan menyelesaikan jenjang pendidikan PAUD. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para orang tua atas kerja sama dan kepedulian dalam mendukung kegiatan sekolah.
“Anak adalah amanah dari Allah yang harus dididik bukan hanya sesuai keinginan kita sebagai orang tua, tetapi juga sesuai dengan kehendak Allah,” ungkap Didik. Ia menekankan pentingnya keteladanan orang tua dalam membentuk karakter anak, serta mengajak semua pihak untuk terus berdoa dan berusaha membimbing anak-anak menjadi generasi yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Dra. Dina Pidjer, M.Pd., turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada kepala sekolah, guru, orang tua, dan panitia yang telah mempersiapkan acara dengan baik.
“Meskipun saya memiliki agenda yang cukup padat, saya menyempatkan hadir karena acara ini sangat berarti, terutama dalam membangun silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan demi kemajuan pendidikan,” ujarnya.
Beliau menekankan bahwa pentas seni merupakan media penting dalam menumbuhkan kreativitas anak, sekaligus sebagai bentuk ungkapan syukur atas tuntasnya pendidikan jenjang PAUD. Ia juga menyoroti pentingnya peran aktif orang tua dalam mendampingi anak melanjutkan pendidikan ke tingkat berikutnya.
“Anak-anak adalah titipan Tuhan. Mereka harus dididik dengan penuh kasih dan tanggung jawab agar kelak tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak, dan mampu bersaing secara nasional,” tegasnya.
Acara ini menjadi momentum istimewa dalam mempererat hubungan antara sekolah, keluarga, dan pemerintah daerah dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak Nabire menjadi insan-insan unggul di masa depan. (MB)






