Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Gubernur Meki Nawipa Tegaskan Hak Kesehatan Warga Binaan, Serahkan Ambulans dan KO Sehat di Nabire

adminbadge-check


					Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, SH menyerahkan secara simbolis kartu KO SEHAT kepada salah seorang warga binaan Lapas Klas IIB Nabire Perbesar

Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, SH menyerahkan secara simbolis kartu KO SEHAT kepada salah seorang warga binaan Lapas Klas IIB Nabire

NABIRE – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menyerahkan bantuan satu unit ambulans dan Kartu Otonomi Khusus Sehat (KO SEHAT) kepada Lapas Kelas IIB Nabire, Jumat (25/4/2025). Bantuan ini diberikan dalam rangka memastikan bahwa warga binaan juga mendapatkan hak yang sama dalam layanan kesehatan.

Penyerahan dilakukan usai peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29 di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama Nabire. Dalam momen tersebut, Gubernur Meki Nawipa secara simbolis menyerahkan KO SEHAT kepada Agustinus Boy Tan Sawaki, perwakilan warga binaan, disaksikan langsung oleh Kepala Lapas Nabire, I Made Supartana.

“Meski berada dalam lembaga pemasyarakatan, mereka tetap berhak atas pelayanan kesehatan yang manusiawi dan memadai,” tegas Gubernur Meki dalam sambutannya.

Selain itu, satu unit ambulans tambahan diserahkan untuk memperkuat Tim Krisis Kesehatan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Provinsi Papua Tengah. Ambulans tersebut diharapkan dapat meningkatkan respons cepat terhadap situasi darurat kesehatan, tidak hanya di lapas, tetapi juga di masyarakat umum.

Program KO SEHAT sendiri merupakan inisiatif layanan kesehatan gratis berbasis otonomi khusus, yang telah berjalan sejak 2023, ditujukan khusus untuk Orang Asli Papua di Provinsi Papua Tengah.

Gubernur Nawipa menegaskan, langkah serupa juga akan dilakukan di Lapas Kelas IIB Timika, sebagai bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pemerataan layanan kesehatan di seluruh lapisan masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tindaklanjuti Instruksi Bupati, BPBD Mimika Mulai Siram Jalan Atasi Debu di Timika

15 September 2026 - 13:39 WIB

20260915

Dishub Mimika Perkuat Keselamatan Jalan, dari ZoSS hingga Pengecatan Median

15 September 2026 - 13:21 WIB

IMG 20260915 WA0037

Empat Pelajar Selamat, Polisi Redam Kepanikan Warga Akibat Isu Penculikan

15 September 2026 - 13:17 WIB

IMG 20260915 WA0030

Dukcapil Deiyai Ungkap Perkembangan Data Kependudukan, Pelayanan Masih Hadapi Sejumlah Kendala

15 September 2026 - 13:11 WIB

IMG 20260915 WA0034

BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Deiyai Validasi Data Pekerja Rentan hingga Aparatur Kampung

15 September 2026 - 13:07 WIB

IMG 20260915 WA0032
Trending di Headline