TIMIKA – Persekutuan Gereja-gereja Provinsi Papua Tengah menggelar Natal bersama memperingati kelahiran Yesus Kristus.
Perayaan tersebut berlangsung di Hotel Cendrawasih 66, Jalan Cendrawasih, Mimika Baru, Selasa (2/12/2024) malam, pukul 18.20 WIT hingga 20.30 WIT.
Pada perayaan Natal bersama dihadiri oleh berbagai tokoh. Diantaranya, Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Provinsi Papua Tengah, Pendeta Yance Nawipa, Perwakilan Pj. Bupati Mimika, Ananias Faot, perwakilan Kapolres Mimika, AKP Dorty Jemalut, Ketua FKUB Kabupaten Mimika, Dr. Jefry Hutagalung, serta Pendeta Yandy Manobe, S.Th, yang bertugas sebagai pengkotbah, serta jemaat dari berbagai denominasi juga turut memeriahkan acara ini.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Gereja-gereja Provinsi Papua Tengah, Pendeta Yance Nawipa menyampaikan pentingnya perubahan hidup bagi jemaat Kristen melalui perayaan kelahiran Sang Penyelamat.
Untuk itu ia mengajak umat untuk merenungkan makna Natal sebagai rahmat spiritualitas dan membawa pesan damai ke tengah masyarakat.
“Kita diajak untuk pergi ke Betlehem, bukan hanya sebagai tempat kelahiran Yesus, tetapi juga sebagai simbol kedamaian abadi. Melalui perayaan ini, mari kita perbarui hidup kita dan terus menghadirkan kasih Kristus dalam setiap langkah,” ungkap Pendeta Yance.
Pendeta Yance juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah menciptakan rasa aman, terutama dalam mengawal proses demokrasi Pilkada gubernur dan bupati di Papua Tengah, sehingga berlangsung dengan tertib dan damai.
Perayaan ini menjadi momen refleksi dan penguatan iman bagi seluruh jemaat yang hadir, sekaligus mengukuhkan semangat kebersamaan dan kedamaian di tengah masyarakat Papua Tengah.
berada.
Sementara itu, Kapolres Mimika AKBP, I Komang Budiartha, melalui Kasat Binmas Polres Mimika, AKP Dorty Jemalut, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh tokoh agama, para hamba Tuhan, dan umat Nasrani atas kontribusi besar mereka dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama menjelang dan setelah proses pemungutan suara di Mimika.
“Kami sangat berterima kasih kepada tokoh agama, hamba Tuhan, dan seluruh umat Nasrani di Kabupaten Mimika yang telah menunjukkan komitmen besar untuk menjaga suasana yang aman dan damai, khususnya selama proses demokrasi Pilkada,” ujar AKP Dorty.
Ia juga berharap bahwa pesan damai yang diusung dalam perayaan Natal tahun ini dapat menginspirasi semua umat untuk menjadi agen perdamaian di mana pun berada.
“Semoga makna Natal 2024 ini menginspirasi kita semua untuk terus menjadi duta damai, menghadirkan kasih dan harmoni dalam setiap lingkungan kita,” tutupnya.
Acara ini sekaligus menjadi momen refleksi bagi semua pihak untuk mempererat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat demi terciptanya kehidupan yang rukun dan harmonis di Kabupaten Mimika. (Mercy)






