Menu ✖

Mode Gelap
Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah

Headline

Bupati Deiyai Lepas 1.345 Peserta Latsar dan Orientasi, Disiplin Jadi Penekanan

Etty Welerbadge-check


					Bupati Deiyai Lepas 1.345 Peserta Latsar dan Orientasi, Disiplin Jadi Penekanan Perbesar

DEIYAI — Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., melepas peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) serta Orientasi Tenaga Honorer Kategori 2 (THK2) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026. Dalam kegiatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa kedisiplinan, profesionalisme, dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci dalam membentuk aparatur pemerintah yang bertanggung jawab.

Pelepasan berlangsung melalui apel di halaman Kantor Bupati Deiyai, Kamis (15/10/2026), dan diikuti peserta dari berbagai kategori kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai.

IMG 20261016 WA0004

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), jumlah peserta yang tercatat dalam kegiatan tersebut sebanyak 1.345 orang. Mereka terdiri atas 520 CPNS THK2, 134 PPPK THK2, 42 PPPK Formasi 2023, 77 PPPK Formasi 2024, serta 438 CPNS umum.

Dalam sambutannya, Melkianus Mote menyampaikan apresiasi kepada BKPSDM, panitia, dan seluruh tim yang telah bekerja menyelesaikan berbagai tahapan administrasi kepegawaian hingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.

Ia menilai proses yang telah dilalui merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam menata sumber daya manusia aparatur, khususnya bagi tenaga honorer yang telah menunggu kepastian status kepegawaian selama bertahun-tahun.

Bupati menyebutkan bahwa berdasarkan data yang disampaikannya, sebanyak 1.318 orang telah menerima Surat Keputusan (SK), sedangkan 34 orang lainnya masih menghadapi kendala persyaratan. Ia menyebut jumlah keseluruhan dalam penjelasannya mencapai 1.352 orang.

“Terima kasih kepada BKPSDM, panitia, dan tim yang telah bekerja sampai hari ini. Sebanyak 1.318 orang bisa menerima SK dan masih tersisa 34 orang. Sebenarnya 1.352 orang. Mereka bekerja dalam waktu satu tahun. Ini luar biasa,” ujar Melkianus.

Bupati Tegaskan Pengangkatan Harus Profesional

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan pentingnya profesionalisme dalam proses penyelesaian status tenaga honorer K2. Ia menegaskan bahwa pengangkatan dan penataan kepegawaian harus dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang berlaku, bukan karena kepentingan politik atau pergantian nama tanpa dasar yang jelas.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu menjaga konsistensi dalam proses administrasi agar setiap keputusan dapat dipertanggungjawabkan.

“Profesionalisme rekrutmen THK2 itu penting. Saya tidak memasukkan pertimbangan politik. Kalau sudah ada nama, tidak boleh ganti-ganti. Saya tidak mengganti siapa pun,” tegasnya.

Terkait peserta yang belum menerima SK, Melkianus menjelaskan bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan persyaratan yang belum terpenuhi. Karena itu, ia meminta semua pihak memahami bahwa proses administrasi harus tetap mengikuti ketentuan, sekalipun pemerintah daerah berupaya menyelesaikan persoalan kepegawaian yang ada.

Ia juga mengingatkan agar keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak dijadikan alasan untuk mengabaikan tanggung jawab pemerintah dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

“Di Deiyai ini APBD paling kecil. APBD kecil bukan alasan. Yang penting, satu masalah diselesaikan. Hari ini kalian bisa mengikuti prajabatan, Latsar, dan Orientasi,” katanya.

Peserta Diingatkan Tidak Melanggar Aturan

Selain menyoroti penyelesaian administrasi, Bupati mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti Latsar dan Orientasi dengan sungguh-sungguh. Ia meminta peserta menjaga kesehatan, menaati tata tertib, serta memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan panitia.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar tahapan administratif, melainkan bagian dari proses pembentukan karakter dan peningkatan kompetensi aparatur pemerintah.

Melkianus menegaskan bahwa seluruh tahapan harus dilaksanakan berdasarkan aturan yang berlaku. Ia juga menyatakan akan menghormati rekomendasi panitia apabila terdapat peserta yang tidak memenuhi persyaratan kelulusan.

“Saya selalu mengikuti aturan. Saya kerja pakai aturan. Saya tidak peduli keluarga atau politik. Oleh sebab itu, kalau kalian melanggar ketentuan panitia dan direkomendasikan tidak lulus, maka itu sah. Saya akan mengikuti arahan panitia,” tegasnya.

Ia meminta para peserta tidak menjadikan jabatan sebagai tujuan utama setelah menyelesaikan pelatihan. Sebaliknya, mereka diharapkan membangun etos kerja, meningkatkan kompetensi, dan menunjukkan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Setelah prajabatan, kalian jangan meminta-minta jabatan. Tidak memenuhi aturan itu. Rajin saja, karena jabatan itu milik orang rajin,” pesannya.

Bupati berharap peserta dapat menerapkan nilai-nilai kedisiplinan dan profesionalisme dalam pekerjaan sehari-hari, baik saat menjalankan tugas administrasi pemerintahan maupun memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Penataan Data ASN Jadi Perhatian

Dalam arahannya, Melkianus juga menekankan pentingnya ketertiban data aparatur sipil negara (ASN), terutama setelah peserta menerima SK. Ia meminta setiap aparatur memastikan data kepegawaiannya dalam sistem MyASN diisi dan diperbarui sesuai ketentuan.

Menurutnya, data yang akurat dan tertata menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pengelolaan administrasi kepegawaian, termasuk proses kenaikan pangkat dan pengembangan karier.

“Data tertata, ASN juga harus tertata rapi. Mulai hari ini, setelah ada SK, data kalian di MyASN harus diisi. Itu sangat penting, karena ke depan kenaikan pangkat dan jabatan akan berdasarkan data tersebut,” jelasnya.

Ia juga mendorong seluruh aparatur untuk meningkatkan kompetensi, menjaga kedisiplinan, dan membangun budaya kerja yang tertib. Kehadiran dalam apel serta kepatuhan terhadap kegiatan pemerintahan, menurutnya, perlu menjadi bagian dari tanggung jawab setiap ASN.

Selain itu, Bupati mengingatkan pentingnya pengelolaan keuangan daerah secara tertib, hemat, dan sesuai ketentuan. Penggunaan rekening dalam pengelolaan keuangan, menurutnya, merupakan bagian dari upaya menjaga keteraturan administrasi dan memastikan penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan.

Harapkan Peserta Lulus dan Siap Melayani Masyarakat

Menutup arahannya, Bupati meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan Latsar dan Orientasi dengan penuh keseriusan. Ia berharap para peserta menjaga kesehatan, menaati ketentuan panitia, dan menyelesaikan kegiatan sesuai persyaratan yang telah ditetapkan.

“Saya berharap 1.318 orang harus sehat. Saya harap kalian semua lulus,” ungkapnya.

Pelepasan peserta Latsar CPNS dan Orientasi THK2 serta PPPK Tahun 2026 menjadi salah satu tahapan pembinaan aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memahami nilai-nilai dasar, etika, kompetensi, dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.

IMG 20261016 WA0003

Pemerintah daerah juga diharapkan dapat terus memperkuat penataan administrasi kepegawaian agar proses pengembangan karier berjalan sesuai ketentuan dan didukung data yang akurat.

Dengan disiplin, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap aturan, para peserta diharapkan mampu menjalankan tugas secara bertanggung jawab dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Deiyai. (SK)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DKP Mimika Siapkan Strategi Perluas Akses Pangan, Jalur Sungai Jadi Pertimbangan

16 Oktober 2026 - 14:00 WIB

IMG 20261016 WA0033

Pemkab Mimika Dorong Bumdes Kembangkan Usaha Berbasis Potensi Kampung

16 Oktober 2026 - 13:57 WIB

IMG 20261016 WA0029

Reggae Festival ke-XI, Kapolda Papua Tengah Dorong Anak Muda Berkarya dan Berprestasi

16 Oktober 2026 - 13:50 WIB

IMG 20261016 WA0028

Karhutla Capai 33.797 Hektare di Tanah Papua, Kapolda Dorong Langkah Terpadu

16 Oktober 2026 - 13:46 WIB

IMG 20261016 WA0024

Papua Reggae Festival XI Buka Peluang bagi Seniman dan Mama-Mama Papua Jual Hasil Kerajinan

16 Oktober 2026 - 13:23 WIB

IMG 20261016 WA0021
Trending di Headline