Menu ✖

Mode Gelap
Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah

Headline

Kabut Asap Tebal Mulai Masuk Rumah Warga, Aktivitas Pagi di Tengah Ancaman Gangguan Kesehatan

Etty Welerbadge-check


					Kabut Asap Tebal Mulai Masuk Rumah Warga, Aktivitas Pagi di Tengah Ancaman Gangguan Kesehatan Perbesar

TIMIKA – Kabut asap tebal sisa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terlihat mulai masuk ke rumah-rumah warga. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat, terutama karena kualitas udara pada pagi hari semakin memprihatinkan.

Seorang warga, Diana, mengeluhkan pekatnya kabut asap yang menyelimuti lingkungan tempat tinggalnya pada Selasa (13/10/2026) pagi. Bahkan, asap tersebut telah masuk hingga ke dalam rumahnya saat ia bersiap berangkat kerja.

“Asap pagi ini sangat tebal. Parahnya, kabut asap juga sampai masuk rumah,” keluh Diana.

Menurut Diana, kabut asap masuk ke dalam rumah melalui celah-celah angin yang terdapat pada dinding bangunan. Awalnya, ia tidak menyadari bahwa asap yang dilihatnya di dalam rumah merupakan kabut asap dari luar.

“Awalnya itu saya keluar dari kamar menuju ruang tamu. Nah, di situ saya lihat, kok ruangan ini seperti ada asap. Saya sampai keluar rumah untuk melihat, mungkin ada yang membakar sampah. Nah, di situ baru sadar kalau kabut asap sudah masuk dalam rumah,” tuturnya.

Melihat kondisi tersebut, Diana menilai kualitas udara pada pagi hari sudah sangat mengkhawatirkan dan tidak layak untuk dihirup dalam waktu lama. Ia pun berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menangani kabut asap yang semakin mengganggu aktivitas masyarakat.

Ia juga berharap ada upaya serius untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang menjadi sumber kabut asap, sehingga masyarakat dapat kembali menghirup udara bersih dan beraktivitas dengan aman.

Sementara itu, berdasarkan pantauan wartawan pada Selasa pagi, pekatnya kabut asap turut mengganggu jarak pandang pengguna jalan. Sejumlah pengendara sepeda motor maupun mobil terlihat menyalakan lampu kendaraan untuk membantu melihat kondisi jalan dan mengantisipasi risiko kecelakaan lalu lintas.

Tak hanya itu, sejumlah bangunan yang biasanya terlihat jelas dari kejauhan kini seolah menghilang karena tertutup lapisan kabut asap yang tebal.

Kondisi ini menambah kekhawatiran warga, terutama terhadap dampak kabut asap bagi kesehatan serta keselamatan pengguna jalan. Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan penanganan agar kabut asap tidak semakin parah dan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jarak Pandang Menurun, Polres Mimika Minta Pengendara Lebih Hati-hati

13 Oktober 2026 - 11:42 WIB

IMG 20261013 WA0049

Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Warga Dekai Disergap, Polisi Sita Amunisi dan Senjata Tajam

13 Oktober 2026 - 11:36 WIB

IMG 20261013 WA0048

DPRK Mimika Perkuat Pemahaman Masyarakat soal Perlindungan UMKM OAP

13 Oktober 2026 - 11:24 WIB

IMG 20261013 WA0044

Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah

13 Oktober 2026 - 10:50 WIB

IMG 20261013 WA0429

Kabut Asap Picu Libur Sekolah, Wabup Mimika Pastikan Penyaluran MBG untuk Pelajar Dihentikan Sementara

12 Oktober 2026 - 14:14 WIB

20261012
Trending di Headline