Menu ✖

Mode Gelap
Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah

Headline

Kabut Asap Picu Libur Sekolah, Wabup Mimika Pastikan Penyaluran MBG untuk Pelajar Dihentikan Sementara

Etty Welerbadge-check


					Kabut Asap Picu Libur Sekolah, Wabup Mimika Pastikan Penyaluran MBG untuk Pelajar Dihentikan Sementara Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika menyesuaikan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar dengan kondisi aktivitas belajar mengajar di sekolah. Distribusi makanan bergizi bagi siswa dihentikan sementara apabila sekolah diliburkan akibat dampak kabut asap yang berpotensi menurunkan kualitas udara.

Wakil Bupati Mimika sekaligus Ketua Satgas MBG, Emanuel Kemong, mengatakan penyaluran program tersebut bergantung pada kehadiran siswa dan berlangsungnya kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Hal itu disampaikannya saat diwawancarai di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Mimika, Senin (12/10/2026).

“Penyaluran MBG berjalan apabila anak-anak aktif bersekolah. Jika sekolah diliburkan karena dampak kabut asap, program ini berhenti sementara dan akan terus disesuaikan dengan perkembangan situasi,” ujar Emanuel.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut sejalan dengan Surat Edaran (SE) Bupati Mimika mengenai peliburan sekolah mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah dasar (SD) sebagai langkah antisipasi terhadap dampak polusi dan kabut asap.

Menurutnya, penyesuaian penyaluran MBG dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan serta keselamatan dan kesehatan anak-anak. Apabila kualitas udara kembali membaik dan aktivitas belajar mengajar di sekolah berjalan normal, distribusi MBG bagi pelajar akan kembali dilaksanakan.

Meski penyaluran untuk pelajar dihentikan sementara, Emanuel menegaskan kebijakan tersebut tidak berlaku bagi kelompok penerima manfaat lainnya, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B).

Ia memastikan pelayanan pemenuhan gizi bagi kelompok tersebut tetap berjalan karena penyalurannya terintegrasi dengan kegiatan pelayanan kesehatan di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

“Selama Posyandu tetap beroperasi, penyaluran makanan bergizi untuk kelompok ibu dan balita akan terus dilakukan,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Mimika berharap penyesuaian ini dapat menjaga keberlangsungan program pemenuhan gizi sesuai kondisi di lapangan, sekaligus memastikan kelompok masyarakat yang membutuhkan tetap memperoleh layanan gizi selama masa antisipasi dampak kabut asap. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jarak Pandang Menurun, Polres Mimika Minta Pengendara Lebih Hati-hati

13 Oktober 2026 - 11:42 WIB

IMG 20261013 WA0049

Dua Terduga Pelaku Pembunuhan Warga Dekai Disergap, Polisi Sita Amunisi dan Senjata Tajam

13 Oktober 2026 - 11:36 WIB

IMG 20261013 WA0048

DPRK Mimika Perkuat Pemahaman Masyarakat soal Perlindungan UMKM OAP

13 Oktober 2026 - 11:24 WIB

IMG 20261013 WA0044

Kabut Asap Tebal Mulai Masuk Rumah Warga, Aktivitas Pagi di Tengah Ancaman Gangguan Kesehatan

13 Oktober 2026 - 11:21 WIB

IMG 20261013 WA0042

Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah

13 Oktober 2026 - 10:50 WIB

IMG 20261013 WA0429
Trending di Headline