TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika mulai memperkuat pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) melalui penyusunan kebijakan yang melibatkan berbagai sektor.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua Tengah terkait draft awal Surat Keputusan (SK) Bupati tentang GERMAS, pembagian peran lintas sektor, serta tindak lanjut penyempurnaan dokumen, Rabu (7/10/2026).
Rapat ini menjadi bagian dari upaya memastikan GERMAS tidak hanya menjadi kebijakan administratif, tetapi dapat diterjemahkan ke dalam program dan kegiatan nyata di berbagai sektor.
Ketua Panitia, Nelly Pangaribuan, mengatakan GERMAS merupakan gerakan nasional yang menempatkan upaya promotif dan preventif sebagai bagian penting dalam pembangunan kesehatan.
Menurutnya, keberhasilan GERMAS membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah, perangkat daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, satuan pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, media hingga masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar perilaku hidup sehat dapat menjadi kebiasaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Nelly menyebut Kabupaten Mimika masih menghadapi sejumlah persoalan kesehatan masyarakat, mulai dari malaria, tuberkulosis, stunting, penyakit tidak menular, persoalan kesehatan lingkungan, rendahnya aktivitas fisik, pola konsumsi yang belum sehat hingga berbagai perilaku berisiko lainnya.
Kondisi tersebut, kata dia, membutuhkan penguatan kebijakan di tingkat daerah sehingga pelaksanaan GERMAS memiliki arah yang jelas, termasuk dalam hal koordinasi serta pembagian tanggung jawab masing-masing sektor.
“Rapat koordinasi ini dilaksanakan untuk membahas draft awal SK Bupati tentang GERMAS, menyepakati pembagian peran lintas sektor, dan merumuskan tindak lanjut penyempurnaan draft agar pelaksanaan GERMAS di Kabupaten Mimika berjalan lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan,” ujar Nelly.
Sementara itu, Mewakili Pemda Mimika, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Mimika, Fransiskus Bokeyau, mengatakan pembangunan kesehatan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pembangunan daerah secara keseluruhan.

Menurutnya, masyarakat yang sehat merupakan salah satu modal penting dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Mimika yang maju dan mandiri. Karena itu, GERMAS tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan, melainkan membutuhkan komitmen seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan.
“GERMAS merupakan upaya penting untuk membangun kesadaran masyarakat agar membudayakan perilaku hidup sehat,” kata Fransiskus.
Ia menilai penyusunan SK Bupati tentang GERMAS menjadi langkah penting untuk memperjelas peran dan tanggung jawab setiap perangkat daerah.
Hasil rapat akan ditindaklanjuti melalui penyempurnaan draft sebelum memasuki tahapan sosialisasi dan harmonisasi.
Fransiskus menekankan keberhasilan GERMAS sangat bergantung pada komitmen bersama agar kebijakan tersebut benar-benar diwujudkan dalam program dan kegiatan yang menyentuh masyarakat.
“Saya berharap kebijakan yang dihasilkan dapat memperkuat koordinasi, sinergi, pemantauan serta pelaporan pelaksanaan GERMAS di Kabupaten Mimika dan tidak hanya di atas kertas saja,” tegasnya. (Cr2)







