Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Waket II DPR Papua Tengah Dorong Kopi dan Jeruk Intan Jaya Dikembangkan Jadi Komoditas Unggulan

Etty Welerbadge-check


					Waket II DPR Papua Tengah Dorong Kopi dan Jeruk Intan Jaya Dikembangkan Jadi Komoditas Unggulan Perbesar

INTAN JAYA — Wakil Ketua II DPR Papua Tengah, Dr. Drs. Petrus Izaach Suripatty, M.Si., mendorong pengembangan komoditas pertanian lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Intan Jaya.

Hal tersebut disampaikannya setelah melihat langsung sejumlah produk pertanian masyarakat dalam kunjungan kerja Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, SH, bersama rombongan di Kabupaten Intan Jaya, Selasa-Rabu (15-16/9/2026).

Dalam perjalanan menuju Distrik Hitadipa, rombongan melihat aktivitas kelompok masyarakat yang mengembangkan tanaman kopi. Kelompok tersebut juga menyajikan hasil produksi kopi serta sejumlah komoditas pertanian lainnya, seperti pisang dan jeruk.

Suripatty menilai komoditas tersebut memiliki potensi untuk terus dikembangkan melalui dukungan pemerintah.

“Pak Gubernur dan Pak Bupati mempunyai komitmen yang sangat baik untuk membantu kelompok ini dan mungkin kelompok-kelompok yang lain nanti di bidang pertanian ini,” kata Suripatty kepada wartawan, Rabu (16/9/2026).

Ia secara khusus menyoroti potensi jeruk yang menurutnya memiliki rasa yang baik dan dapat dikembangkan menjadi produk khas daerah.

Menurut Suripatty, jeruk Intan Jaya dapat dikembangkan tidak hanya sebagai hasil pertanian untuk konsumsi, tetapi juga dikemas sebagai produk oleh-oleh khas daerah.

“Jaruk manis yang merupakan salah satu buah-buahan yang tumbuh di daerah Intan Jaya itu kelak nanti bisa dijadikan sebagai oleh-oleh. Nanti bisa dibuat kemasan yang baik sehingga itu menjadi oleh-oleh yang bisa dibawa dari Intan Jaya,” ujarnya.

Ia bahkan melihat peluang Intan Jaya untuk mengembangkan identitas sebagai daerah penghasil jeruk di wilayah pegunungan.

“Intan Jaya juga harus menggiatkan ini, sehingga Intan Jaya juga bisa menjadi kota jeruk juga. Ya, kota jeruk di tanah dingin,” katanya.

Selain jeruk, ia menilai kopi juga perlu mendapat perhatian pemerintah daerah. Pengembangan komoditas tersebut dinilai dapat membuka peluang ekonomi bagi petani apabila dilakukan secara berkelanjutan.

Suripatty berharap pemerintah dapat memberikan pendampingan kepada kelompok-kelompok petani, termasuk dalam pengembangan produksi dan pengemasan.

Menurutnya, pengembangan komoditas unggulan daerah perlu menjadi bagian dari pembangunan ekonomi lokal sehingga masyarakat dapat memperoleh manfaat langsung dari potensi sumber daya yang dimiliki wilayahnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Waket II : Jalan dan Jembatan Dibutuhkan untuk Buka Akses Masyarakat Intan Jaya

16 September 2026 - 21:49 WIB

IMG 20260916 WA0036

Bukan Sekadar Memberi Tali Asih, Kunjungan Ditlantas Polda Papua Tengah Bawa Pesan untuk Generasi Muda Timika

16 September 2026 - 21:45 WIB

IMG 20260916 WA0033

Hari Kedua Kunker di Intan Jaya, Gubernur Meki Nawipa Paparkan Sejumlah Rencana Pembangunan

16 September 2026 - 16:02 WIB

IMG 20260916 WA0052

PSW YPPK Apresiasi Dukungan Gubernur Meki Nawipa untuk Program SSH di Intan Jaya

16 September 2026 - 15:38 WIB

IMG 20260916 WA0041

Primus Natikapereyau Layak Pimpin Golkar Mimika, Ketua KNPI: Saatnya Putra Kamoro Memimpin

16 September 2026 - 15:13 WIB

20260905
Trending di Headline