INTAN JAYA — Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, melanjutkan kunjungan kerja hari kedua di Kabupaten Intan Jaya dengan menyambangi Distrik Hitadipa, Rabu (16/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Meki Nawipa melihat langsung kondisi wilayah dan berdialog dengan masyarakat. Sejumlah kebutuhan pembangunan menjadi perhatian, mulai dari infrastruktur jalan dan jembatan, rumah ibadah, listrik, pendidikan hingga penataan kawasan.

Meki mengatakan dirinya telah melihat kondisi jalan menuju Hitadipa dari udara sebelum tiba di distrik tersebut. Kondisi infrastruktur itu, kata dia, akan menjadi bahan yang dipikirkannya untuk ditindaklanjuti pemerintah.
“Saya sudah lihat jalan dari atas sampai ke sini. Saya pulang dan saya pikirkan,” kata Meki di hadapan masyarakat Hitadipa.
Selain jalan, pembangunan jembatan juga menjadi perhatian dalam rencana pembangunan ke depan.

Pemprov Siapkan Rp6 Miliar untuk Gereja Induk
Dalam kunjungan itu, Meki menyampaikan komitmen dukungan anggaran untuk pembangunan gereja induk di Hitadipa pada tahun 2027.
Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan membantu sebesar Rp6 miliar, sementara Pemerintah Kabupaten Intan Jaya menyiapkan Rp5 miliar.
“Bupati bantu Rp5 miliar, Gubernur bantu Rp6 miliar,” ujar Meki.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari pembangunan fasilitas keagamaan yang dinilai penting bagi masyarakat Hitadipa.
Listrik Ditargetkan Menyala Tahun Depan
Persoalan listrik juga menjadi salah satu agenda yang disampaikan Gubernur.

Meki menyampaikan rencana agar layanan listrik di Hitadipa dapat mulai berjalan pada 2027. Ia berharap kehadiran listrik dapat mendukung aktivitas masyarakat serta pelayanan publik di distrik tersebut.
“Solar Shell tahun depan hidup, listrik di Hitadipa,” kkatanyal
STPK Mendapat Dukungan Operasional
Di sektor pendidikan, Gubernur Meki juga menyampaikan rencana dukungan operasional bagi Sekolah Tinggi Pastoral Katolik (STPK) mulai tahun depan.Ia juga meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum mengirimkan personel untuk membantu penataan kawasan, termasuk menyiapkan desain lingkungan dan halaman.
“Kepala PU kirim orang buat penataan halaman, desain ini,” kata Meki.
Menurutnya, penataan wilayah perlu dilakukan secara terencana agar perkembangan Hitadipa dapat dipersiapkan untuk jangka panjang.
Ia menyinggung pentingnya tata kota yang dapat mengantisipasi kebutuhan pembangunan hingga 10, 20 bahkan 30 tahun mendatang.
Pembangunan Jalan Dilakukan Bertahap
Meki juga menyampaikan rencana pembangunan dan peningkatan akses jalan di wilayah Intan Jaya secara bertahap.
Ia menegaskan pembangunan tidak dapat dilakukan sekaligus, tetapi perlu direncanakan dan dilaksanakan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan dan kemampuan pemerintah.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengajak masyarakat untuk mendukung Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi diperlukan agar kebutuhan pembangunan di daerah dapat diperjuangkan bersama.
“Kalau bupati bisa bicara dengan gubernur, baru bisa turun orang,” ujarnya.
Meki juga mengajak masyarakat meninggalkan perbedaan dan membangun kebersamaan dalam mendukung pembangunan di Intan Jaya.
Sugapa, Hitadipa hingga Homeyo Ditata Bertahap
Gubernur mengatakan pemerintah akan melakukan pembenahan wilayah secara bertahap, termasuk di Sugapa, Hitadipa, Homeyo, Bungalaga dan wilayah lainnya.
“Kita pelan-pelan rapikan di Sugapa, kita rapikan Hitadipa, kita rapikan Homeyo, Bungalaga dan seterusnya,” katanya.
Ia menekankan pembangunan harus diarahkan untuk kepentingan masyarakat dan masa depan generasi muda Intan Jaya.
Kunjungan kerja hari kedua di Hitadipa menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Gubernur Papua Tengah ke Kabupaten Intan Jaya. Dalam kunjungan tersebut, Meki Nawipa menyampaikan sejumlah rencana pembangunan yang mencakup infrastruktur, listrik, rumah ibadah, pendidikan dan penataan kawasan.

Di akhir penyampaiannya, Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan serta berdoa agar pembangunan di Intan Jaya ke depan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (MB)








