INTAN JAYA — Wakil Ketua II DPR Papua Tengah, Dr. Drs. Petrus Izaach Suripatty, M.Si., menilai pembangunan jalan dan jembatan menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat di sejumlah wilayah pedalaman Kabupaten Intan Jaya.
Hal tersebut disampaikan Suripatty setelah mengikuti kunjungan kerja Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, SH, bersama rombongan ke Kabupaten Intan Jaya selama dua hari, 15-16 September 2026.
Pada hari kedua kunjungan, rombongan menuju Distrik Hitadipa. Di wilayah tersebut, masyarakat dari tiga distrik serta sejumlah wilayah lainnya berkumpul untuk bertemu dengan gubernur dan menyampaikan aspirasi pembangunan.
Suripatty mengatakan, dalam perjalanan menuju Hitadipa, masyarakat juga menyampaikan harapan agar pembangunan jalan dan jembatan dapat dilakukan untuk membuka akses antarkampung.
“Mereka melihat bahwa kalau pembangunan ini Pak Gubernur punya niat untuk membangun jalan, membangun jembatan, supaya juga dapat melihat keberadaan masyarakat di beberapa kampung yang ada,” kata Suripatty kepada wartawan, Rabu (16/9/2026).
Menurutnya, pembangunan akses transportasi dapat memberikan dampak terhadap berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pelayanan masyarakat hingga aktivitas ekonomi.
Ia mengatakan, pembangunan jalan juga diharapkan dapat mendukung masyarakat yang sebelumnya meninggalkan kampung karena persoalan keamanan agar dapat kembali dan menikmati pembangunan di wilayahnya.
Selain infrastruktur jalan dan jembatan, Suripatty melihat kebutuhan fasilitas dasar lainnya di Hitadipa. Salah satunya fasilitas pembangkit listrik tenaga surya yang menurut informasi yang diterimanya telah dibangun sejak 2013 namun tidak lagi beroperasi karena kendala teknis.
Ia menyebut gubernur telah berkomitmen untuk mendorong agar fasilitas tersebut dapat kembali dibangun atau diperbaiki sehingga masyarakat dapat memperoleh penerangan.
Di bidang pendidikan, pemerintah provinsi juga disebut memiliki rencana mendukung pembangunan dan pembenahan fasilitas SD dan SMP di wilayah tersebut, termasuk sekolah keagamaan yang telah dibangun oleh para misionaris sejak puluhan tahun lalu.
Suripatty mengatakan pembangunan akses jalan dan jembatan juga akan mempermudah masyarakat dari kampung dan distrik menuju pusat pemerintahan kabupaten untuk mendapatkan berbagai pelayanan.
“Dan kalau ini dapat direalisasikan, tentu akan sangat membantu masyarakat yang ada di kampung-kampung, yang ada di distrik-distrik ini dari berbagai aspek, aspek pendidikan, aspek transportasi ke ibu kota kabupaten untuk mengadakan berbagai urusan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kondisi keamanan selama dua hari kunjungan. Menurutnya, situasi berjalan aman dan kondusif dengan dukungan aparat TNI-Polri serta masyarakat.
“Ini merupakan hal yang sangat positif untuk kita memulai suatu pembangunan untuk masyarakat kita,” katanya.
Suripatty mengajak pemerintah dan masyarakat membangun kolaborasi dalam mengawal pembangunan Intan Jaya. Ia juga menekankan pentingnya kritik yang disertai solusi.
“Kalau ada hal-hal yang mungkin bagi kita tidak pas, kan bukan saja kita hanya mengkritik. Kritik boleh-boleh saja, tapi sebenarnya sebuah kritik yang baik itu adalah kritik dengan memberikan solusi,” ujarnya.
Waket II mengakhiri dengan menyatakan dirinya bukan sebagai jubir gubernur atau DPR Papua Tengah namun ia berbicara berdasarkan fakta dilapangan selama dua hari kunjungan kerja Gubernur Papua Tengah di Kabupaten tersebut.
Ia berharap pembangunan yang direncanakan dapat direalisasikan secara bertahap sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai distrik dan kampung di Kabupaten Intan Jaya. (MB)







