Menu

Mode Gelap
Komite IV DPD RI Siapkan Uji Kelayakan dan Kepatutan 23 Calon Anggota BPK Periode 2026–2031 Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa

Headline

Ketua Komite IV DPD RI Apresiasi Program Pembukaan Rekening untuk 200 Juta Warga, BPD Jangan Ditinggalkan

adminbadge-check


					Ketua Komite IV DPD RI Apresiasi Program Pembukaan Rekening untuk 200 Juta Warga, BPD Jangan Ditinggalkan Perbesar

JAKARTA – Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mengapresiasi rencana pemerintah membuka rekening bagi sekitar 200 juta masyarakat Indonesia dengan memberikan dana awal Rp50 ribu.

Ketua Komite IV DPD RI, Senator Ahmad Nawardi, menilai program tersebut dapat menjadi langkah positif untuk memperluas inklusi dan literasi keuangan, terutama bagi masyarakat yang selama ini belum memiliki akses perbankan.

Namun, Nawardi meminta pemerintah tidak hanya melibatkan bank-bank besar, tetapi juga memberikan ruang yang cukup bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia.

“Program ini harus dirancang untuk memperkuat, bukan melemahkan BPD,” kata Nawardi di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, BPD memiliki peran penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan daerah. Selain itu, BPD selama ini menjadi salah satu sumber pembiayaan bagi pemerintah daerah serta memiliki jaringan yang dekat dengan masyarakat.

Karena itu, ia mendorong agar sebagian anggaran program yang diperkirakan mencapai Rp11 triliun dapat dialokasikan untuk memperkuat likuiditas BPD.

Nawardi juga menilai keterlibatan BPD dapat membantu menggerakkan ekonomi daerah, termasuk memperluas pembiayaan bagi pelaku UMKM dan sektor produktif.

“Ini bukan hanya soal membuka rekening, tetapi juga bagaimana memastikan manfaat program dirasakan masyarakat di daerah. Penguatan BPD menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi daerah,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah menyampaikan rencana memberikan dana awal Rp50 ribu untuk rekening masyarakat yang dibuka melalui BRI dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Pembukaan rekening tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 200 juta penduduk dan menggunakan basis Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sambut HUT ke-30, Pemkab Mimika Siapkan Refleksi dan Doa Bersama

14 September 2026 - 11:25 WIB

IMG 20260914 WA0010

Gubernur Meki Minta LMA Jadi Jembatan Masyarakat Adat dan Pemerintah

14 September 2026 - 11:18 WIB

IMG 20260914 WA0024

Lenis Kogoya Desak Pembebasan Korban Penyanderaan di Mimika, Serukan Hentikan Pembunuhan Warga Sipil

14 September 2026 - 10:47 WIB

IMG 20260914 WA0020

Pelantikan LMA Korwil Papua Tengah, Lenis Kogoya Dorong Penguatan Peran Masyarakat Adat

14 September 2026 - 10:26 WIB

IMG 20260914 WA0016

Rumah Mantan Kabag Ren Deyai Dibobol Saat Keluarga Pergi Arisan, Kamera Canon Raib

14 September 2026 - 10:20 WIB

IMG 20260914 WA0008
Trending di Headline