PANIAI — Kepolisian Resor (Polres) Paniai bergerak cepat mengungkap penyebab kebakaran yang terjadi di kawasan Pasar Bapouda, Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada Senin (7/9/2026) dini hari.
Kebakaran tersebut mengakibatkan sedikitnya 48 unit rumah dan kios terbakar. Sebanyak 11 orang ditemukan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Paniai AKBP Roycke Hendrik Fransico Betaubun mengatakan, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan Disaster Victim Identification (DVI) dari Polda Papua telah tiba di Kabupaten Paniai untuk membantu proses penyelidikan di Kompleks Pasar Bapouda.
“Tim Labfor dan DVI tadi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan juga melakukan visum terhadap para korban di RSUD Paniai,” jelas Roycke.
Menurutnya, kepolisian saat ini masih mengumpulkan berbagai bukti dari lokasi kejadian serta hasil pemeriksaan medis terhadap jenazah para korban. Selain itu, sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan.
“Kepolisian memastikan akan bekerja maksimal dan profesional untuk mengungkap kasus ini. Namun kami meminta masyarakat bersabar dan tidak berspekulasi terkait penyebab peristiwa ini yang dapat mengganggu situasi kamtibmas,” tegasnya.
11 Jenazah Dikirim ke Kabupaten Nabire
AKBP Roycke Hendrik Fransico Betaubun juga mengungkapkan, 11 korban meninggal dunia akibat kebakaran tersebut rencananya akan diberangkatkan ke Kabupaten Nabire melalui jalur darat pada Selasa malam (8/9/2026).

Iring-iringan ambulans yang membawa jenazah akan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian, khususnya Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Paniai.
“Atas permintaan keluarga, malam ini rencananya seluruh korban akan dikirim ke Nabire dengan pengawalan dari Satlantas,” jelasnya.
Roycke mengatakan, seluruh jenazah rencananya akan disemayamkan terlebih dahulu di salah satu masjid di Samabusa, Kabupaten Nabire.
Selanjutnya, para korban akan dimakamkan pada Rabu (9/9/2026) di pemakaman Muslim di Kampung Kimi, Kabupaten Nabire.
“Jenazah korban nantinya akan disemayamkan terlebih dahulu di salah satu masjid di Samabusa. Selanjutnya, besok jenazah akan dimakamkan di pemakaman Muslim di Kimi,” ujarnya. (MB)







