Menu ✖

Mode Gelap
Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu Pastor Berusia 36 Tahun Ditemukan Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana Sempat Viral Pimpin Upacara Hardiknas, Deki Degei Berterima Kasih kepada Gubernur Papua Tengah Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

Headline

Kendaraan Patroli Polisi Dipanah di Kwamki Narama, Aparat Tembakkan Gas Air Mata

Etty Welerbadge-check


					Kendaraan Patroli Polisi Dipanah di Kwamki Narama, Aparat Tembakkan Gas Air Mata Perbesar

TIMIKA – Patroli gabungan aparat kepolisian dan TNI di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, diwarnai aksi penyerangan. Sebuah anak panah melesat dan menancap di kendaraan patroli polisi saat petugas menjalankan patroli preventif, Kamis (3/9/2026).

Insiden tersebut terjadi ketika rombongan patroli memasuki kawasan bagian dalam Distrik Kwamki Narama. Di tengah perjalanan, petugas melihat sejumlah warga berada di pinggir jalan. Beberapa di antaranya diduga membawa senjata tajam.

IMG 20260904 WA0000

Situasi dengan cepat memanas. Sejumlah orang kemudian melakukan penyerangan dengan memanah ke arah kendaraan yang digunakan aparat.

Salah satu anak panah mengenai kendaraan dinas Kasat Samapta Polres Mimika, Iptu Fransiskus Tethool, yang berada di bagian depan rombongan.

Beruntung, serangan tersebut tidak menimbulkan korban. Anak panah tidak sampai menembus kaca kendaraan karena saat kejadian kaca dalam kondisi tertutup.

“Pada saat kami membuka jalan dan tiba di perempatan Dang, tepat di depan Gereja Bethel, kendaraan kami dipanah. Beruntung pengemudi, Bripda Aditya, sudah menaikkan kaca kendaraan sehingga anak panah tersebut memantul dan tersangkut pada bagian karet kaca,” ujar Iptu Fransiskus Tethool.

Mengantisipasi situasi semakin tidak terkendali, personel gabungan kemudian menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa. Langkah tersebut dilakukan guna meredam aksi penyerangan sekaligus mencegah gangguan keamanan meluas.

Wakapolres Mimika, Kompol Jaihot Limbong, memastikan patroli dan pengamanan akan terus ditingkatkan. Hal ini menyusul masih berlangsungnya konflik perang suku di wilayah Kwamki Narama.

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya mengancam keselamatan warga yang berada di lokasi konflik, tetapi juga berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah sekitar.

“Kami akan terus melaksanakan patroli hingga situasi benar-benar dinilai kondusif. Aparat keamanan akan tetap hadir untuk memastikan keamanan masyarakat dan mencegah konflik ini meluas,” tegas Jaihot.

Polres Mimika juga mengingatkan masyarakat agar tidak membawa senjata tajam di tempat umum tanpa alasan yang sah. Terlebih, tindakan tersebut dilakukan di tengah situasi konflik yang masih berlangsung.

Aparat menegaskan, warga yang kedapatan membawa senjata tajam tanpa alasan yang dibenarkan akan diproses sesuai ketentuan hukum. Penegakan hukum ini menjadi bagian dari upaya mencegah penggunaan senjata dalam konflik sekaligus memulihkan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sebelumnya, Polres Mimika bersama unsur TNI telah memperketat pengamanan di Distrik Kwamki Narama dengan mendirikan sembilan titik pemeriksaan.

Dalam operasi pengamanan pada Selasa (2/9/2026), aparat juga mengamankan sembilan orang yang kedapatan membawa senjata tajam di tempat umum. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pasca pencabutan IUP Kristalin, Alfred Anouw Minta Hak Masyarakat Adat Tidak Diabaikan

24 Oktober 2026 - 07:57 WIB

IMG 20261024 WA0077

Bawaslu Mimika Bahas Dampak Putusan MK Jelang Pemilu 2029

24 Oktober 2026 - 07:54 WIB

IMG 20261024 WA0050

Ungkap Pabrik Miras Ilegal, Wakapolres Mimika Ajak Warga Berani Melapor

24 Oktober 2026 - 07:48 WIB

IMG 20261023 WA0034

Polres Mimika Siagakan 60 Personel Amankan Kegiatan IFRC 2026 di Timika

24 Oktober 2026 - 07:44 WIB

IMG 20261024 WA0048

IUP Kristalin Dicabut, Priskila Misiro Soroti Hak Ulayat dan Nasib Masyarakat Adat

24 Oktober 2026 - 07:41 WIB

IMG 20261024 WA0047
Trending di Headline