Menu

Mode Gelap
Anggota BULD DPD RI Wilhelmus Pigai Soroti Pemerataan Pendidikan di Papua Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah

Headline

Pemkab Mimika Salurkan Insentif Rp12 Miliar Kepada 1.000 Tokoh Agama

Etty Welerbadge-check


					Pemkab Mimika Salurkan Insentif Rp12 Miliar Kepada 1.000 Tokoh Agama Perbesar

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menyalurkan insentif kepada 1.000 tokoh agama sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan umat sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Mimika.

Penyerahan insentif secara simbolis dilakukan oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, berlangsung di Hotel Front One, Kamis (03/09/2026). Insentif tersebut untuk periode Januari hingga Desember. Program tersebut dikelola melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung dan Adat Mimika dengan total anggaran sekitar Rp12 miliar.

IMG 20260904 WA0008

Johannes Rettob mengatakan, penyaluran insentif tahun ini mengalami keterlambatan karena pemerintah perlu melakukan verifikasi data penerima. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan diberikan kepada penerima yang benar dan sesuai ketentuan.

Ia berharap insentif yang diberikan dapat membantu para tokoh agama dalam menjalankan tugas pelayanan kepada umat serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan keagamaan di Kabupaten Mimika.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung dan Adat Mimika, Abraham Kateyau, menjelaskan bahwa insentif diberikan kepada tokoh agama dari berbagai denominasi dan agama.

Dari total 1.000 penerima, sebanyak 842 tokoh agama Kristen, 77 Muslim, 71 Katolik, 8 Hindu, dan 2 Buddha. Setiap penerima memperoleh insentif sebesar Rp1 juta per bulan yang disalurkan langsung ke rekening masing-masing.

Rinciannya, penerima dari kalangan Kristen mendapatkan total anggaran Rp10,104 miliar, Muslim Rp924 juta, Katolik Rp852 juta, Hindu Rp96 juta, dan Buddha Rp24 juta.

Abraham menyebut proses verifikasi data dilakukan bersama Kementerian Agama. Menurutnya, verifikasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan data penerima akurat sehingga penyaluran insentif tepat sasaran dan tidak terjadi kesalahan administrasi.

“Faktor utama keterlambatan ini adalah verifikasi data yang harus dilakukan bersama Kementerian Agama. Karena proses ini penting untuk ketepatan penerima,” pungkasnya. (Cr2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Investasi BAZNAS Untuk Masa Depan Papua Melalui Pendidikan

4 September 2026 - 13:15 WIB

IMG 20260904 WA0033

Kanwil Kemenag Papua Apresiasi BAZNAS Dukung Pendidikan Melalui Beasiswa Papua Cerdas

4 September 2026 - 13:09 WIB

IMG 20260904 WA0032

ABH Divonis 10 Tahun, Kuasa Hukum: Hakim Nyatakan Perbuatan Berencana dan Sadis

4 September 2026 - 12:56 WIB

IMG 20260904 WA0039

Perang Kwamki Narama Harus Diakhiri, Tokoh: Biarkan Semua Aktivitas Kembali Normal

4 September 2026 - 12:51 WIB

IMG 20260904 WA0013

Kapolda Papua Tengah Pimpin Sertijab Sejumlah PJU dan Kapolres Jajaran

4 September 2026 - 12:46 WIB

IMG 20260904 WA0027
Trending di Headline