Menu

Mode Gelap
Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat IKB PMKJ Jabodetabek Tempa Generasi Muda Jayawijaya Jadi Calon Pemimpin Papua Wilhelmus Pigai Serahkan Hadiah Quiz HUT ke-81 RI untuk Pelajar hingga Mahasiswa Pigai Tegaskan 10 Persen Saham Freeport Harus untuk Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Siapkan Coffee Morning Bersama Wartawan di Nabire

Headline

Misteri Kematian Dua Pelajar SMK di SP3, Lima Saksi Telah Diperiksa

Etty Welerbadge-check


					Misteri Kematian Dua Pelajar SMK di SP3, Lima Saksi Telah Diperiksa Perbesar

TIMIKA — Misteri meninggalnya dua pelajar SMK yang ditemukan tewas di sebuah bengkel Ketok Magic di Jalan Yan Tinal, SP 3, Kelurahan Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, Minggu (30/8/2026) pagi, masih terus diselidiki aparat kepolisian.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan kedua pelajar tersebut kehilangan nyawa.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda perkelahian ataupun bentrokan fisik sebelum kedua korban meninggal dunia.

Kepala Satreskrim Polres Mimika, AKP Putut Yudha Pratama, mengatakan olah TKP dilakukan sesaat setelah kedua korban dievakuasi.

“Tidak ada jejak perkelahian di sana, tapi ada sejumlah barang bukti yang diamankan,” ujar Putut seusai mengikuti apel gabungan di gedung DPRK Mimika, Senin (31/8/2026).

Sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kini telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Di antaranya satu unit kunci motor serta botol dan gelas yang diduga digunakan sebagai wadah untuk mengonsumsi minuman keras.

Temuan tersebut menjadi salah satu bagian yang didalami penyidik untuk mengetahui aktivitas maupun kondisi kedua korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Selain mengamankan barang bukti, polisi juga telah memeriksa lima orang saksi. Keterangan para saksi diharapkan dapat membantu penyidik menyusun kronologi kejadian secara lebih utuh.

Meski demikian, hingga saat ini polisi belum dapat memastikan motif maupun penyebab pasti meninggalnya kedua pelajar tersebut.

Penyidik juga belum memastikan adanya hubungan kasus ini dengan konflik antarkelompok yang sedang terjadi di wilayah Distrik Kwamki Narama.

“Kami belum bisa mengambil kesimpulan dan akan terus dilakukan penyelidikan,” kata Putut.

Polres Mimika masih melakukan penyelidikan secara intensif untuk mengungkap fakta di balik kematian kedua pelajar tersebut, termasuk mengetahui kronologi lengkap kejadian dan pihak-pihak yang mungkin terlibat. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Mimika Mulai Rancang Alun-Alun Kota Timika di Kawasan Pohon Jomlo

1 September 2026 - 13:14 WIB

IMG 20260901 WA0036

Wilhelmus Pigai: APBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat Daerah

1 September 2026 - 13:09 WIB

IMG 20260831 WA0011

HUT ke-81 MPR-DPR, DPD Dorong Parlemen Perkuat Kolaborasi dan Aspirasi Rakyat

1 September 2026 - 13:05 WIB

Dpd ri 1788256237044

Mengurai Antrean Pertalite, Pemkab Mimika Terapkan Sistem Ganjil Genap

1 September 2026 - 13:05 WIB

IMG 20260901 WA0029

Perda Administrasi Kependudukan Jadi Fondasi Pelayanan Publik, Pemkab Mimika Perkuat Layanan hingga Kampung Terpencil

1 September 2026 - 12:52 WIB

IMG 20260901 WA0025
Trending di Headline