DEIYAI – Partisipasi Dekranasda Kabupaten Deiyai pada Pameran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tahun 2026 di Makassar membuahkan hasil membanggakan. Dekranasda Deiyai menerima Piagam Penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas keikutsertaan aktif dalam pameran kerajinan terbesar tingkat nasional tersebut.
Penghargaan itu diserahkan pada rangkaian kegiatan puncak HUT ke-46 Dekranas yang berlangsung di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Ajang tersebut menjadi wadah bagi Dekranasda dari seluruh provinsi serta kabupaten/kota untuk memperkenalkan produk unggulan dan memperluas jaringan pemasaran kerajinan daerah.
Pada kesempatan itu, Dekranasda Kabupaten Deiyai menghadirkan berbagai hasil karya perajin lokal yang mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Mee. Produk yang dipamerkan meliputi noken berbahan kulit kayu (bebi), topi rajutan, koteka, moge, sisir tradisional, pita, hingga aneka aksesori khas yang diproduksi secara tradisional.
Ketua Dekranasda Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, S.KM., M.K.M., menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap dedikasi para perajin dan pelaku UMKM dalam menjaga serta mengembangkan kerajinan tradisional daerah.
“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh perajin dan pelaku UMKM di Kabupaten Deiyai. Semoga menjadi motivasi untuk terus berkarya, meningkatkan kualitas produk, serta memperkenalkan budaya daerah hingga ke tingkat internasional,” katanya.
Fransina menambahkan, keikutsertaan dalam pameran nasional memberikan manfaat besar bagi para perajin karena membuka peluang promosi, kerja sama usaha, serta memperluas akses pasar bagi produk-produk unggulan Deiyai.
Puncak HUT ke-46 Dekranas mengangkat tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” dan dihadiri Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming, Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, jajaran pengurus Dekranas pusat, pengurus Dekranasda se-Indonesia, serta ribuan pelaku UMKM.
Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dekranasda terus berkomitmen mendorong pengembangan industri kerajinan lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus melestarikan warisan budaya yang dimiliki Kabupaten Deiyai. (SK)







