TIMIKA – Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini menegaskan upaya memutus jalur logistik kelompok kriminal bersenjata (KKB) terus menjadi fokus koordinasi antara Polda Papua Tengah dengan Satgas Operasi Damai Cartenz.
Koordinasi ini dilakukan untuk mengoptimalkan penanganan terhadap kelompok bersenjata di wilayah Papua Tengah.
Kapolda Papua Tengah mengatakan, penanganan KKB, termasuk pengawasan jalur yang diduga menjadi rute penyelundupan senjata, amunisi, maupun logistik, merupakan bagian dari tugas Satgas Operasi Damai Cartenz yang dibentuk secara khusus untuk menangani kelompok bersenjata.
“Penanganan kelompok bersenjata memang menjadi bagian dari koordinasi kami dengan Operasi Damai Cartenz. Mereka memiliki data yang lebih lengkap terkait perkembangan kelompok-kelompok kriminal bersenjata karena memang fokus operasi tersebut adalah penanganan kelompok bersenjata,” kata Brigjen Pol. Jermias saat ditemui Minggu (12/7/2026) kemarin.
Ia menjelaskan, Polda Papua Tengah berperan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan operasi, sedangkan penanganan utama berada di bawah kendali Satgas Operasi Damai Cartenz.
“Kami sifatnya mendukung. Mereka yang melaksanakan penanganan karena memang merupakan satgas operasi yang fokus menangani kelompok bersenjata,” ujarnya.
Menurut Kapolda, koordinasi terus dilakukan dengan Kepala Operasi Damai Cartenz untuk memastikan setiap perkembangan situasi keamanan dapat direspons secara cepat dan terukur.
Selain itu, Polda Papua Tengah juga memperkuat sinergi dengan unsur TNI yang bertugas di wilayah tersebut.
“Koordinasi terus kami lakukan,” kata Kapolda.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas instansi tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap jalur-jalur yang diduga dimanfaatkan sebagai akses distribusi logistik bagi kelompok bersenjata sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah. (IT)






