Menu

Mode Gelap
Ketua Komite III DPD RI Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih kepada Dosen PTS di Wilayah 3T Sekjen DPD RI Dorong Budaya Evaluasi untuk Perkuat Kinerja Birokrasi HUT ke-4 Papua Tengah Jadi Titik Awal Program BANGKIT untuk Generasi Sehat Papua DPD RI Perkuat Budaya Pelayanan Publik Melalui Data Akurat dan SDM Profesional Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim

Headline

Kapolda Papua Tengah: Polisi Terus Imbau Warga Jauhi Titik Konflik di Intan Jaya

Etty Welerbadge-check


					Kapolda Papua Tengah: Polisi Terus Imbau Warga Jauhi Titik Konflik di Intan Jaya Perbesar

TIMIKA – Kapolda Papua Tengah,Brigjen Pol. Jermias Rontini mengatakan kepolisian terus mengintensifkan langkah-langkah pencegahan dengan mengimbau masyarakat agar menjauhi wilayah-wilayah yang menjadi titik konflik di Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Intan Jaya.

Menurut Kapolda, imbauan tersebut telah disampaikan kepada masyarakat melalui jajaran kepolisian bersama pemerintah daerah sebagai upaya meminimalkan risiko jatuhnya korban sipil.

“Untuk kejadian di Intan Jaya, kami sudah melakukan langkah-langkah antisipasi dengan memberikan imbauan agar masyarakat menjauhi wilayah-wilayah yang menjadi titik konflik. Imbauan itu sudah dilakukan oleh Wakapolres bersama Bupati,” kata Brigjen Pol. Jermias saat ditemui Minggu (12/7/2026) kemarin.

Meski demikian, ia mengakui masih ada warga yang menjadi korban karena belum menerima informasi mengenai situasi keamanan di lapangan.

“Kenyataannya di lapangan, ada masyarakat yang mungkin belum sampai informasi itu sehingga berada di lokasi dan menjadi korban. Kami akan terus mengingatkan masyarakat untuk menghindari wilayah konflik melalui berbagai imbauan. Hanya itu yang bisa kami lakukan,” ujar Brigjen Pol. Jermias.

Kapolda menjelaskan, penyebaran informasi di sejumlah daerah masih menjadi tantangan karena tidak semua masyarakat memiliki akses terhadap teknologi maupun internet.

Ia menyebut kondisi tersebut terjadi di beberapa wilayah, seperti Intan Jaya, Ilaga, Mulia, Deiyai, dan Dogiyai, yang sebagian masyarakatnya belum dapat memperoleh informasi secara cepat melalui media digital.

“Tidak semuanya melek teknologi. Ada yang mengetahui perkembangan situasi dari internet atau grup WhatsApp, tetapi ada juga yang tidak menerima informasi tersebut,” kata Brigjen Pol. Jermias.

Karena itu, selain terus menyampaikan imbauan, kepolisian tetap mengedepankan kegiatan rutin melalui patroli untuk menjaga situasi keamanan dan mencegah terjadinya tindak pidana.

“Sebagai polisi, kami tetap menjalankan pelayanan kepolisian melalui patroli untuk mencegah munculnya tindak pidana maupun terjadinya tindak pidana,” kata Kapolda.

Kapolda berharap masyarakat yang berada di wilayah rawan konflik dapat terus mengikuti informasi resmi dari aparat keamanan dan pemerintah daerah serta menghindari lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tingkatkan Kualitas SDM Sepak Bola, Dispora Mimika Gelar Pelatihan Lisensi D dan C-2

8 Agustus 2026 - 13:20 WIB

IMG 20260808 WA0036

Sambut HUT RI ke-81, Pangkoops TNI Habema Gelar Turnamen Mini Soccer di Timika

8 Agustus 2026 - 13:05 WIB

20260808

Bukan Hanya Meliput, JPM Mimika Turun ke Jalan Semarakkan HUT RI ke-81

8 Agustus 2026 - 12:13 WIB

IMG 20260808 210432

Dua Warga Jadi Korban Penembakan di Pintu Masuk Festival Budaya Lembah Baliem

8 Agustus 2026 - 11:17 WIB

IMG 20260808 WA0017

Areal Pendulangan Jadi Tempat Peredaran Sabu, Polisi Amankan Pengedarnya

8 Agustus 2026 - 11:13 WIB

IMG 20260808 WA0016
Trending di Headline