JAYAPURA – Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Papua yang akan digelar pada 13–19 Juli 2026 di Sentani, Kabupaten Jayapura, panitia penyelenggara bersama Tim Asistensi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Papua terus mematangkan persiapan. Berbagai aspek teknis menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan koordinasi yang berlangsung di Sekretariat Panitia Pelaksana MTQ XXXI, Kompleks Masjid Al-Aqsha, Sentani, Selasa malam (7/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan setiap bidang kepanitiaan, mulai dari arena perlombaan, akomodasi kafilah, kelengkapan sarana dan prasarana pendukung, hingga publikasi dan layanan pendukung lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan sukses.
Dalam kesempatan tersebut, LPTQ Provinsi Papua juga menyerahkan dokumen berita acara bantuan anggaran kepada panitia penyelenggara MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua. Bantuan yang bersumber dari dukungan sponsorship Bank Papua itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan penyelenggaraan MTQ.
Penyerahan dokumen dilakukan oleh Bendahara LPTQ Provinsi Papua, Mohammad Bauw, kepada Ketua Umum LPTQ Kabupaten Jayapura, sekaligus merupakan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri. Selain dukungan dari Bank Papua, pembiayaan penyelenggaraan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua juga berasal dari Pemerintah Kabupaten Jayapura sebagai bentuk sinergi dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ.

Sebagai tuan rumah penyelenggara, Ketua Umum LPTQ Kabupaten Jayapura mengatakan, panitia terus mematangkan seluruh kebutuhan pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua, termasuk kesiapan lokasi pembukaan dan arena kegiatan di Kompleks Masjid Al-Aqsha, Sentani. Menurutnya, panitia juga akan terus berkoordinasi, termasuk dengan pimpinan perangkat daerah guna memastikan seluruh aspek penyelenggaraan berjalan sesuai rencana.
Abdul Rahman Basri menjelaskan, panitia akan menggelar rapat koordinasi bersama Bupati Jayapura dan pimpinan lintas perangkat daerah pada Jumat (10/07/2026) sebagai bagian dari finalisasi persiapan.
“Kami juga akan menyesuaikan berbagai persiapan setelah menerima informasi dari LPTQ Provinsi Papua mengenai perubahan jadwal pembukaan menjadi 14 Juli”, jelasnya.
Ia lantas mengimbau masyarakat Kabupaten Jayapura untuk bersama-sama menyambut kedatangan para kafilah dari berbagai kabupaten dan kota serta ikut menyukseskan pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua.
Sekretaris Tim Asistensi LPTQ Provinsi Papua, Firdaus Failu, mengatakan bahwa berdasarkan paparan panitia pelaksana, secara umum persiapan penyelenggaraan MTQ telah berjalan sesuai rencana. Namun, masih terdapat beberapa aspek yang perlu disempurnakan melalui koordinasi lintas bidang.
“Dari paparan panitia pelaksana, secara garis besar persiapan sudah berjalan dengan baik. Namun, masih ada beberapa hal yang perlu kita diskusikan terkait progres pelaksanaan MTQ ini, antara lain kesiapan akomodasi bagi masing-masing kafilah, kesiapan arena lomba, serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung. Kita berharap kekurangan yang masih ada dapat segera dipenuhi sehingga tidak menjadi kendala pada saat pelaksanaan lomba,” ujarnya.
Firdaus juga menegaskan pentingnya publikasi sebagai bagian dari upaya menyukseskan penyelenggaraan MTQ agar gaung kegiatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Selain itu, aspek publikasi juga perlu menjadi perhatian bersama agar pelaksanaan MTQ dapat menggema dan memberikan dampak yang lebih luas kepada masyarakat,” katanya.
Pertemuan koordinasi tersebut dihadiri jajaran pengurus LPTQ Provinsi Papua yang tergabung dalam Tim Asistensi, panitia penyelenggara MTQ XXXI Tingkat Provinsi Papua dari Kabupaten Jayapura, serta perwakilan berbagai perangkat daerah dan unsur terkait yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan. (Red)







