Menu ✖

Mode Gelap
Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat Meki–Deinas: Ketika Langit dan Gunung Bertemu

Headline

HUT Bhayangkara ke-80 di Mimika: Kepercayaan Publik Jadi Modal Terbesar Polri

Etty Welerbadge-check


					HUT Bhayangkara ke-80 di Mimika: Kepercayaan Publik Jadi Modal Terbesar Polri Perbesar

TIMIKA — Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 digelar secara khidmat di lingkungan Batalyon B Satuan Brimob Polda Papua Tengah, Mile 32, Kabupaten Mimika, pada rabu (1/7/2026).

Upacara dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI dan Polri, kepala instansi pemerintah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman membacakan amanat Presiden Republik Indonesia.

IMG 20260701 WA0022

Presiden menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga kepada seluruh keluarga besar Polri, sekaligus memberikan apresiasi tertinggi atas dedikasi, kerja keras, dan pengorbanan yang telah ditunjukkan dalam menjaga stabilitas keamanan nasional secara profesional.

 “Pengabdian kepada masyarakat hanya dapat terwujud jika seluruh personel Polri bertugas secara sigap, tegas, profesional, serta memberikan pelayanan yang responsif dan bermanfaat nyata bagi masyarakat. jika masyarakat sudah merasakan kehadiran polri, berarti tugas pokok sesuai amanat undang-undang telah terlaksana,” tegasnya.

Presiden juga menyoroti tantangan yang semakin kompleks, baik dari dinamika global — seperti persaingan geopolitik, kejahatan siber, kejahatan lintas negara, hingga ketidakpastian ekonomi — maupun harapan masyarakat terhadap kualitas pelayanan.

Menurutnya, kondisi ini menuntut polri tidak hanya bekerja secara reaktif, tetapi juga mampu bersikap prediktif dan adaptif. di samping itu, undang-undang polri yang baru disahkan diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pembinaan internal dan kinerja operasional agar sesuai perkembangan zaman.

 “Tugas Polri bukan sekadar menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga membangun serta memelihara kepercayaan publik. polri harus terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin profesional, humanis, responsif, dan mampu mengantisipasi berbagai tantangan,” lanjutnya.

IMG 20260701 WA0023

Di akhir amanat, Presiden mengajak seluruh anggota Bhayangkara menjadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian dan setiap pelayanan sebagai kehormatan bagi institusi. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Meki Nawipa Buka Festival Kopi Papua Tengah, Siapkan Pembinaan 50 Petani per Kabupaten

29 Oktober 2026 - 07:44 WIB

IMG 20261029 WA0082

Polres Mimika Evakuasi ABK MT. Srikandi yang Sakit di Tengah Laut

29 Oktober 2026 - 07:20 WIB

IMG 20261029 WA0080

IPTB Mimika Resmi Dilantik, Samuel Takendare Pimpin Periode 2026–2031

29 Oktober 2026 - 07:15 WIB

IMG 20261029 161425

Diduga Sakit, Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan

29 Oktober 2026 - 06:56 WIB

IMG 20261029 WA0040

Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional

29 Oktober 2026 - 06:14 WIB

1001393497.jpg
Trending di Headline