NABIRE – Kontingen Papua Tengah menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Papua Barat yang resmi ditutup pada Minggu, 28 Juni 2026. Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Papua Tengah berhasil membawa pulang tiga medali Gold dan enam medali Silver dari berbagai kategori lomba yang diikuti.
Prestasi tersebut menjadi bukti peningkatan kualitas pembinaan seni paduan suara dan musik gerejawi di Papua Tengah, meskipun kontingen belum dapat mengikuti seluruh kategori yang diperlombakan.
Adapun raihan medali Kontingen Papua Tengah meliputi:
* Gold 5 Paduan Suara Dewasa Campuran.
* Gold 13 Paduan Suara Pria.
* Gold 5 Solo Anak Usia 7–10 Tahun.
* Silver 2 Paduan Suara Wanita.
* Silver 2 Paduan Suara Remaja Pemuda.
* Silver 2 Musik Gereja Nusantara.
* Silver 6 Solo Anak Usia 11–15 Tahun.
* Silver 9 Vocal Group.
* Silver 9 Solo Remaja Pemuda Putri.
Sementara itu, terdapat beberapa kategori yang belum sempat diikuti oleh Kontingen Papua Tengah, yakni Musik Pop Gereja (MPG), Paduan Suara Anak (PSA), Solo Remaja Pemuda Putra, serta kategori Musik Gereja Nusantara (MGN) yang diwakili peserta dari Kabupaten Puncak sehingga belum dapat tampil pada ajang nasional tersebut.
Sekretaris Umum LPPD Papua Tengah, Pdt. Dedi, mewakili Ketua Umum LPPD Papua Tengah, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang berhasil diraih seluruh kontingen.
Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Senin (29/6/2026), ia mengucapkan terima kasih kepada Tuhan atas penyertaan-Nya serta memberikan apresiasi kepada seluruh pelatih, pianis, pemain musik akustik, dan peserta yang telah memberikan penampilan terbaik.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tuhan atas penyertaan-Nya. Terima kasih juga kepada para pelatih di setiap kategori, para pianis, pemain musik akustik, dan seluruh penyanyi yang telah mempersembahkan persembahan terbaik di mezbah Tuhan,” ujarnya.
Pdt. Dedi juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan Pesparawi masih terdapat berbagai kekurangan dalam memfasilitasi kontingen Papua Tengah.
“LPPD Papua Tengah memohon maaf atas berbagai kekurangan dalam mengfasilitasi tim. Hal ini akan menjadi bahan evaluasi sehingga pada pelaksanaan berikutnya kami dapat memberikan pelayanan dan dukungan yang lebih baik,” katanya.
Ia berharap hasil tiga medali emas dan enam medali perak menjadi motivasi bagi seluruh kabupaten di Papua Tengah untuk terus meningkatkan pembinaan penyanyi, paduan suara, dan musisi gerejawi sehingga pada Pesparawi Nasional berikutnya Papua Tengah dapat mengikuti lebih banyak kategori dan meraih prestasi yang lebih tinggi. (MB)







