TIMIKA – Pengurus TP PKK Distrik Wania periode 2026–2030 resmi dilantik di Kantor Distrik Wania, Jumat (26/6/2026). Prosesi tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru yang diharapkan mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga dan mendorong pembangunan masyarakat sampai ke tingkat kampung.
Kepala Distrik Wania, Ria N Mandiwa, berharap kepengurusan yang baru dapat berjalan searah dengan program TP-PKK Kabupaten Mimika.
Ia juga mengungkapkan bahwa pelantikan pengurus PKK kampung dan kelurahan direncanakan akan dilaksanakan pada awal pekan kedua Juli 2026 agar seluruh program dapat segera berjalan.
“Kami akan segera melaksanakan pelantikan TP-PKK kampung dan kelurahan agar seluruh program bisa berjalan bersama. Jangan sampai ada lagi alasan belum dilantik sehingga kegiatan tidak dapat dilaksanakan,” ujarnya.
Ria juga mengajak seluruh pengurus untuk mengemban amanah dengan penuh keikhlasan, dedikasi, dan tanggung jawab, serta terus meningkatkan kapasitas kader agar lebih kreatif dan responsif terhadap isu kesehatan, pendidikan anak, dan pemberdayaan keluarga.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika, Ny. Suzy Susana Herawati Rettob, mengingatkan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari pengabdian dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.
Menurutnya, pengurus TP-PKK memiliki peran penting dalam mendukung percepatan penurunan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, pendidikan anak usia dini, pencegahan pernikahan usia dini, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.
Dirinya menegaskan bahwa Tim Penggerak PKK merupakan mitra sejajar pemerintah yang memiliki peran strategis karena mampu menjangkau hingga ke tingkat keluarga.
Sinergi antara PKK dan pemerintah distrik dinilai menjadi kunci keberhasilan berbagai program, mulai dari peningkatan kesehatan, pendidikan, kesejahteraan keluarga, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pengurus PKK juga didorong untuk aktif mendukung upaya penurunan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, penguatan pendidikan anak usia dini, pencegahan perkawinan usia anak, serta memperhatikan anak-anak yang putus sekolah.
Selain itu, pembentukan dan penguatan PKK kampung beserta kelompok Dasawisma diharapkan dapat menjadi ujung tombak pelayanan dan pemberdayaan masyarakat hingga ke tingkat rumah tangga.
“Tim Penggerak PKK adalah mitra sejajar pemerintah yang hadir hingga ke setiap rumah tangga untuk mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera,”tuturnya.
Sementara itu, usai dilantik, Ketua TP-PKK Distrik Wania, Godfried Lesomar, mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk bekerja dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, serta membangun sinergi hingga ke tingkat kampung.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi saat ini semakin kompleks, mulai dari penanganan stunting, pengentasan kemiskinan, hingga peningkatan kesejahteraan keluarga.
“PKK Distrik harus menjadi motor penggerak yang aktif hingga ke tingkat kampung. Mari bekerja dengan tulus, penuh tanggung jawab, dan bersama-sama membangun keluarga yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” pungkasnya. (Cr2)






