TIMIKA — Distrik Wania menorehkan prestasi gemilang pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XIII tingkat Kabupaten Mimika. Tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, Wania juga tampil sebagai juara umum setelah mendominasi berbagai cabang lomba yang digelar selama tiga hari di Masjid Baiturrahman, Kelurahan Wonosari Jaya.
Penutupan MTQ berlangsung meriah pada Minggu (14/6/2026) malam dan secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Distrik Wania Ria Mandiwa, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta para kafilah dari berbagai distrik.
Keberhasilan Wania meraih gelar juara umum menjadi catatan tersendiri dalam penyelenggaraan MTQ tahun ini. Selain menjadi pusat pelaksanaan kegiatan, distrik tersebut juga mampu menunjukkan kualitas peserta terbaik hingga mengungguli kafilah dari distrik lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Emanuel Kemong mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ, mulai dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Kementerian Agama, panitia pelaksana, dewan hakim, hingga para peserta.
Menurutnya, MTQ bukan hanya ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga sarana memperkuat persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat Mimika yang majemuk.
“Yang berhasil meraih juara jangan cepat berpuas diri. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus berkembang dan mengharumkan nama Mimika di tingkat yang lebih tinggi. Bagi yang belum berhasil, tetap semangat karena kesuksesan membutuhkan ketekunan dan istiqamah,” ujar Emanuel.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mimika akan terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Lebih jauh, Emanuel berharap nilai-nilai yang ditanamkan melalui MTQ tidak berhenti pada arena perlombaan, melainkan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, pendidikan maupun dunia kerja.
“Semangat MTQ harus terus hidup dalam keseharian kita. Dengan nilai-nilai Al-Qur’an, Mimika dapat tumbuh menjadi daerah yang maju, aman, harmonis, dan sejahtera,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia MTQ XIII Mimika, Firdaus Amir, mengingatkan bahwa para peserta terbaik yang terpilih tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat. Mereka akan segera dipersiapkan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Papua Tengah yang untuk pertama kalinya akan digelar dalam sejarah provinsi tersebut.
Menurut Firdaus, ajang tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung sekitar 26 hari mendatang menjadi tantangan besar sekaligus kesempatan bagi para kafilah Mimika untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat yang lebih tinggi.
“Setelah MTQ kabupaten ini selesai, fokus kita berikutnya adalah mempersiapkan para juara untuk tampil maksimal dan membawa nama baik Mimika pada MTQ Provinsi Papua Tengah,” ujarnya.
Dengan berakhirnya MTQ XIII, Mimika kini tidak hanya memiliki para juara baru, tetapi juga harapan besar untuk meraih prestasi pada panggung MTQ tingkat Provinsi Papua Tengah yang akan segera digelar. (IT)







