Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Pemprov dan Masyarakat Papua Tengah Gelar Doa Bersama Untuk Pemulihan Tanah Papua

Etty Welerbadge-check


					Pemprov dan Masyarakat Papua Tengah Gelar Doa Bersama Untuk Pemulihan Tanah Papua Perbesar

NABIRE – Suasana khidmat dan penuh sukacita menyelimuti Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah saat Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat mengikuti ibadah dan doa bersama bagi Papua Tengah, Senin (4/5/2026) kemarin.

Kegiatan yang mengusung tema “Saat Pemimpin dan Masyarakat Berdoa Bersama, Maka Tuhan Akan Mendengar serta Memulihkan Negeri Kita” ini didasarkan pada firman Tuhan dalam Kitab 2 Tawarikh 7:12–15.

Ibadah dipimpin oleh Pdt. Leo Wairara, yang menyampaikan firman Tuhan dengan penuh keteduhan, mengajak seluruh peserta untuk merendahkan diri, berbalik dari jalan yang tidak benar, serta kembali kepada Tuhan sebagai sumber pemulihan bangsa.

Usai penyampaian firman, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin secara bergantian oleh para pimpinan daerah. Tampak hadir dan turut memimpin doa, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Bupati Nabire Mesak Magai, Bupati Paniai Yampit Nawipa, Wakil Bupati Puncak, serta Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah.

Dalam doa-doa yang dipanjatkan, para pemimpin dan peserta memohon pemulihan bagi Tanah Papua Tengah dari berbagai persoalan yang dihadapi. Doa secara khusus dipanjatkan agar wilayah Papua Tengah dijauhkan dari kekerasan, konflik sosial, pembunuhan, serta berbagai bentuk pelanggaran moral.

Selain itu, para pemimpin juga memohon agar Papua Tengah menjadi tanah yang damai, aman, dan diberkati Tuhan, serta masyarakatnya hidup dalam persatuan dan kesejahteraan.

Tak hanya itu, doa juga diarahkan pada pembenahan kehidupan sosial dan pemerintahan, termasuk harapan agar ASN semakin disiplin dan rajin dalam menjalankan tugas pelayanan, serta masyarakat memiliki kesadaran untuk bekerja dan beraktivitas secara produktif.

Kegiatan ini menjadi momentum reflektif bagi seluruh elemen masyarakat Papua Tengah untuk memperkuat iman, persatuan, serta komitmen bersama dalam membangun daerah yang lebih baik.

Melalui kebersamaan dalam doa, diharapkan nilai-nilai spiritual dapat menjadi fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, sekaligus mempererat hubungan antara pemimpin dan masyarakat dalam mewujudkan Papua Tengah yang damai dan sejahtera. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Santri, Panduan Child Safeguarding bagi Pengasuh hingga Pengurus Pesantren

5 November 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261105 215133

Pemkab Mimika Matangkan RDTR Kokonao untuk Pemerataan Pembangunan

5 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261105 WA0042

Bangun Kepercayaan Masyarakat, Pemkab Mimika Perkuat Strategi Komunikasi Publik

5 November 2026 - 12:41 WIB

IMG 20261105 WA0041

Merasa Terancam Saat Angkut Batu, Ratusan Sopir Truk Minta Perlindungan Polisi

5 November 2026 - 12:35 WIB

IMG 20261105 213529

Cegah Anak Terkendala Saat Kuliah, Dukcapil Deiyai Benahi Data Kependudukan Siswa

5 November 2026 - 12:31 WIB

IMG 20261105 213018
Trending di News