Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

827 Personel Amankan Aksi di Nabire, Kapolres: Situasi Tetap Terkendali

Etty Welerbadge-check


					827 Personel Amankan Aksi di Nabire, Kapolres: Situasi Tetap Terkendali Perbesar

NABIRE — Aksi penyampaian aspirasi oleh tim investigasi HAM bersama mahasiswa asal Kabupaten Puncak se-Papua di Nabire berlangsung aman dan terkendali, Selasa (27/4/2026). Pengamanan kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 827 personel gabungan yang disiagakan di lima titik strategis.

Kapolres Nabire, Samuel D. Tatiratu, S.I.K, menyampaikan, seluruh rangkaian aksi yang dimulai sejak pukul 07.00 WIT hingga sekitar pukul 15.40 WIT berjalan sesuai rencana, meskipun terdapat sejumlah penyesuaian di lapangan, termasuk perubahan rute long march demi menjaga situasi keamanan.

“Puji Tuhan, seluruh kegiatan berjalan dengan baik. Saat ini para peserta aksi sudah kembali ke titik kumpul masing-masing,” ujarnya usai kegiatan.

Dalam mendukung mobilisasi massa, aparat menyiapkan sebanyak 16 unit truk, dengan sekitar 7 unit digunakan untuk mengantar peserta kembali ke sejumlah lokasi, seperti Asrama Puncak, Pasar Karang, dan wilayah Jepara.

Kapolres menegaskan, keberhasilan pengamanan aksi tidak terlepas dari koordinasi lintas sektor yang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh agama, serta berbagai pihak terkait lainnya.

“Kegiatan ini berjalan baik karena adanya perencanaan yang matang dan sinergi semua pihak,” jelasnya.

Meski demikian, dalam pelaksanaan aksi sempat terjadi insiden kecil berupa aksi lempar yang mengakibatkan beberapa kaca mengalami kerusakan. Namun, situasi secara umum tetap terkendali dan tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

Kapolres juga mengimbau kepada seluruh peserta aksi, khususnya mahasiswa, agar tetap mengedepankan komunikasi, koordinasi, serta mematuhi prosedur dalam setiap penyampaian aspirasi.

“Kami tidak melarang penyampaian aspirasi, tetapi harus dilakukan secara tertib sesuai aturan dan komitmen bersama,” tegasnya.

Sebanyak 827 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, dan satuan pendukung lainnya akan tetap disiagakan hingga seluruh peserta aksi dipastikan kembali dengan aman dan arus lalu lintas kembali normal.

Di akhir pernyataannya, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk dukungan TNI seperti Dandim, Danlanal, serta personel Brimob dari Batalyon 753 dan Batalyon A Nabire, yang telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan selama aksi berlangsung.

“Kami berharap seluruh adik-adik kita dapat kembali ke kediaman masing-masing dengan aman, lancar, dan tertib,” tutupnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Mimika Perkuat Data Kebutuhan Nakes 

17 Juni 2026 - 13:41 WIB

IMG 20260617 WA0028

BPJS Kesehatan Mimika Sosialisasikan Kepesertaan JKN bagi Relawan SPPG di Papua Tengah

17 Juni 2026 - 13:36 WIB

IMG 20260617 WA0014

Pemkab Nabire Soroti Kenaikan Harga Telur, Bawang Merah dan Cabai Rawit

17 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260617 WA0021

Mahalnya Pakan Ternak Berdampak Harga Telur di Nabire Tinggi 

17 Juni 2026 - 13:21 WIB

IMG 20260617 WA0024

Wagub Papua Tengah Tekankan Disiplin ASN dan Percepatan Penyerapan Anggaran dalam Apel Gabungan

17 Juni 2026 - 12:03 WIB

IMG 20260617 WA0109
Trending di Headline