TIMIKA – Kerukunan Keluarga Fakfak Kabupaten Mimika menggelar kegiatan Halal Bihalal Tahun 1447 H/2026 M. Acara silaturahmi masyarakat Fakfak di Kabupaten Mimika ini berlangsung di Gedung Tongkonan, Minggu (26/4/2026).
Tema:
Dengan Semangat Filosofi Satu Tungku Tiga Batu, Kita Merajut Silaturahmi dan Menguatkan Kebersamaan.
Subtema:
Dengan Halal Bihalal, Kita Tingkatkan Iman dan Takwa.
Ketua Kerukunan Keluarga Fakfak Kabupaten Mimika, Ibrahim Iba, mengatakan bahwa kebersamaan masyarakat Fakfak di Mimika, khususnya yang lahir dan besar di daerah tersebut, merupakan nilai yang sangat dijunjung tinggi.

“Masyarakat Fakfak di Mimika, mari kita satukan hati sesuai semboyan satu tungku tiga batu. Tema ini sejalan dengan filosofi kehidupan kita. Kebersamaan harus kita jaga karena ada peran adat, agama, dan pemerintah. Kita juga harus menjaga silaturahmi dengan suku lain di Mimika serta menjaga Mimika sebagai rumah kita demi terwujudnya eme neme yauware,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan iman dan takwa sesuai tema kegiatan. Dalam filosofi satu tungku tiga batu, terdapat nilai persatuan antara umat Kristen, Katolik, dan Islam yang hidup berdampingan dalam harmoni.
“Semoga kerukunan dan keharmonisan keluarga Fakfak terus terjaga, sehingga Mimika benar-benar menjadi rumah bersama dan terwujudnya eme neme yauware,” tambahnya.
Sementara itu, sambutan Bupati Mimika Johannes Rettob yang disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Sumber Daya Manusia, Fransiskus Bokeyau, menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga merupakan manifestasi semangat satu tungku tiga batu yang menjadi jati diri masyarakat Fakfak.

“Semangat persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan ini adalah modal sosial yang sangat besar bagi pembangunan di Kabupaten Mimika,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kerukunan Keluarga Fakfak yang terus menjaga kekompakan dan kerukunan di tanah Mimika.
“Kita semua adalah satu keluarga. Kehadiran warga Fakfak telah memberikan warna dan kontribusi nyata dalam kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya di daerah kita tercinta,” kata Bupati.
Melalui momentum ini, ia menyampaikan beberapa pesan penting, antara lain:
Mempererat tali silaturahmi sebagai ajang saling memaafkan, membersihkan hati, dan memperkuat ikatan batin, baik antar sesama warga Fakfak maupun dengan komunitas lain di Mimika.
Meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah serta mendukung program-program pembangunan.
Menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban demi terwujudnya Mimika yang lebih maju dan sejahtera.
Melestarikan budaya Fakfak dengan menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi muda agar tetap mengenal jati diri di tengah perkembangan zaman.
Ketua Panitia, La Ibrahim, dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa panitia Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Fakfak di Mimika dibentuk pada 27 Januari 2026 dan bekerja selama kurang lebih tiga bulan hingga acara dapat terlaksana dengan baik.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan semangat gotong royong, serta memperkuat hubungan sosial antarwarga, sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan bersama,” ujarnya.
Kegiatan Halal Bihalal ini dihadiri oleh masyarakat asli Fakfak, keluarga Amungme, Kamoro yang lahir dan besar di Fakfak maupun yang pernah berdomisili serta menempuh pendidikan di Kabupaten Fakfak.

“Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras tanpa mengenal lelah demi suksesnya acara ini. Terima kasih juga kepada keluarga besar Kerukunan Fakfak di Kabupaten Mimika atas dukungan yang diberikan,” tutupnya.
Acara ini turut dihadiri perwakilan Forkopimda, pimpinan OPD, serta masyarakat Fakfak. Kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan lagu-lagu dari himpunan ibu-ibu pengajian.

(Etty)








