Menu ✖

Mode Gelap
Senator Sopater Bawa Kasus Hilangnya Dua Warga Suku Mek Ke DPD RI, Desak Pengusutan Tuntas Dan Penegakan Hukum Yorrys Raweyai Dorong Aspirasi Daerah Menjadi Perhatian Nasional Wilhelmus Pigai Dorong Penguatan Hak Politik Orang Asli Papua melalui Kajian Regulasi Gubernur Meki Nawipa Tinjau Tambang Bawah Tanah Freeport, Pelajari Teknologi dan Operasional Pertambangan Empat Pejabat Tinggi Negara Turun ke Nabire, Tertibkan Tambang Emas Ilegal Natalius Pigai: Keberhasilan Pembangunan HAM Harus Dirasakan Langsung oleh Rakyat

Headline

Irwasda Tegaskan Pos Yang Dibakar Itu Bukan Pos Brimob, Tapi Pos Penyekatan

Etty Welerbadge-check


					Irwasda Tegaskan Pos Yang Dibakar Itu Bukan Pos Brimob, Tapi Pos Penyekatan Perbesar

TIMIKA – Irwasda Polda Papua Tengah, Kombes Pol. Gatot Suprasetya, S.I.K., M.H menegaskan bahwa pos yang dibakar itu bukan pos Brimob tapi itu pos penyekatan.

“Itu bukan pos Brimob, tapi itu pos penyekatan yang dibuat pada perang kali lalu. Pos itu dibuat untuk membatasi supaya mereka tidak bentrok,”tegasnya saat ditemui di Kantor Polsek Kwamki Narama, Senin (13/04/2026).

Menurutnya bahwa pos tersebut itu sebenarnya sudah berakhir dan mau dibongkar karena sudah tidak difungsikan lagi.

“Sebenarnya pos itu sudah kita mau bongkar, tapi karena kayunya besi dan berat,”ujar Kombes Pol. Gatot Suprasetya.

Ia juga menegaskan bahwa personel saat melakukan penindakan itu menggunakan peluru karet dan peluru hampa.

“Seperti yang kena rekoset kemarin itukan peluru karet bukan peluru tajam. Kemudian tenda-tenda yang di pinggir jalan itu dibersihkan atau dibongkar supaya mereka tidak kumpul lagi. Mereka inikan masak dan kasih makan kemudian perang lagi, makanya kita razia untuk mengambil sajam mereka supaya tidak berperang lagi,”tegas Kombes Pol. Gatot Suprasetya.

Sementara itu ditambahkan Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hilldiario Budiman, S.I.K., M.H bahwa pada Minggu kemarin (12/04/2026) seorang perempuan terkena panah.

“Sudah dirawat di Rumah Sakit. Kemarin kita lakukan tindakan tegas terukur, dan ada yang terkena peluru karet, itu karena mereka serang kita. Untuk korbannya 1 orang dilokasi sudah dievakuasi ke Rumah Sakit sementara 1 orang itu dibawah oleh masyarakat,” ungkapnya. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kemenag Terbitkan Juknis Perlindungan Santri, Panduan Child Safeguarding bagi Pengasuh hingga Pengurus Pesantren

5 November 2026 - 12:53 WIB

IMG 20261105 215133

Pemkab Mimika Matangkan RDTR Kokonao untuk Pemerataan Pembangunan

5 November 2026 - 12:46 WIB

IMG 20261105 WA0042

Bangun Kepercayaan Masyarakat, Pemkab Mimika Perkuat Strategi Komunikasi Publik

5 November 2026 - 12:41 WIB

IMG 20261105 WA0041

Merasa Terancam Saat Angkut Batu, Ratusan Sopir Truk Minta Perlindungan Polisi

5 November 2026 - 12:35 WIB

IMG 20261105 213529

Cegah Anak Terkendala Saat Kuliah, Dukcapil Deiyai Benahi Data Kependudukan Siswa

5 November 2026 - 12:31 WIB

IMG 20261105 213018
Trending di News