NABIRE – Asrama Mahasiswa Kabupaten Paniai se-Kota Studi Nabire menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-IX pada Jumat (10/4/2026), bertempat di Jalan Kelapa Dua, Kalibobo, Nabire, Papua Tengah.
Kegiatan ini dihadiri oleh para mahasiswa, alumni, serta perwakilan organisasi lokal di Nabire, dengan tujuan memilih badan pengurus baru untuk periode 2026–2027.
Dalam hasil musyawarah yang berlangsung secara demokratis, Meri Mote terpilih sebagai Ketua Asrama Mahasiswa Paniai se-Kota Studi Nabire, didampingi Mensep Boma sebagai Wakil Ketua.

Sebelum memasuki agenda utama, kegiatan diawali dengan ibadah singkat yang mengusung tema “Mewujudkan Pengharapan di Tengah Penderitaan”.
Dalam proses pemilihan, terdapat empat pasangan calon yang maju, yakni Ogaiyanus Zonggonau berpasangan dengan Lena Nawipa, Jhon Bunai dengan Natalia Tigi, Meri Mote dengan Mensep Boma, serta Agus Kudiai dengan Yulimince Gobai.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sejak pukul 08.30 WIT hingga selesai, dengan suasana musyawarah yang kondusif dan partisipatif.
Salah satu alumni, Paulus Tenouye, menyampaikan bahwa organisasi asrama tidak hanya menjadi wadah berkumpul mahasiswa, tetapi juga sarana pembentukan karakter kepemimpinan.
“Melalui organisasi ini, kita belajar secara kolektif untuk menjawab kebutuhan bersama, sekaligus meningkatkan pemahaman dan motivasi secara individu,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa musyawarah merupakan forum penting untuk mengevaluasi dan memperbaiki organisasi, termasuk menguatkan hal-hal positif serta memperbaiki kekurangan yang ada.
Paulus berharap pengurus terpilih dapat menyusun struktur organisasi secara bijak dengan melibatkan seluruh elemen, sehingga program kerja dapat berjalan secara seimbang dan berkelanjutan. (RG)







