TIMIKA – Kepala Distrik Mimika Barat Tengah, Sem Naroba, memastikan kondisi keamanan di Kampung Kapiraya saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. Ia pun mengimbau para guru, baik tingkat SD maupun SMP, untuk segera kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM).
Menurutnya, kehadiran aparat keamanan dari TNI dan Polri yang masih berjaga di sejumlah pos memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat, termasuk tenaga pendidik.
“Situasi sudah kondusif, aparat keamanan masih siaga di beberapa titik. Karena itu kami minta para guru tidak perlu takut dan segera kembali membuka sekolah,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya KBM segera dilaksanakan, mengingat siswa kelas VI SD dan kelas IX SMP dalam waktu dekat akan menghadapi ujian kelulusan.
Sem Naroba menjelaskan, saat ini sebagian masyarakat masih berada di lokasi pengungsian, sementara sebagian lainnya tetap bertahan di kampung, khususnya di wilayah Lopong Kapiraya yang mencakup tujuh kampung. Warga diperkirakan masih bertahan hingga perayaan Hari Raya Paskah selesai.
Meski demikian, aktivitas masyarakat, termasuk ibadah Paskah, direncanakan tetap dilaksanakan di wilayah Kapiraya dan sekitarnya, yang sebelumnya terdampak konflik.
“Untuk sementara kondisi aman, tidak ada gangguan keamanan. Jadi guru-guru sudah bisa kembali mengajar,” katanya.
Ia menambahkan, saat ini para siswa masih berada di lokasi relokasi di kawasan Pantai Uta. Namun, apabila para guru sudah kembali, maka para siswa akan diarahkan untuk kembali ke kampung guna mengikuti proses belajar di sekolah.
Pemerintah distrik, lanjutnya, juga telah melaporkan kondisi tersebut kepada Bupati Mimika dan Dinas Pendidikan, dengan harapan aktivitas pendidikan dapat segera berjalan normal kembali.
Sebagai informasi, aparat keamanan saat ini masih disiagakan di sejumlah titik, antara lain di Kampung Wakia, Kampung Kapiraya, Kilometer 4, Kilometer 2, serta wilayah Lopong. Sementara itu, masyarakat masih menunggu situasi benar-benar stabil sebelum kembali sepenuhnya ke kampung, setidaknya hingga perayaan Paskah berakhir. (Etty)







