Menu

Mode Gelap
Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU OPINI : Pemuda dan Arah Transformasi Mimika, Menguatkan Kolaborasi dalam Semangat Kritis dan Konstruktif Era Baru Pemerintahan, Inpres Sepak Bola 2019 Dinilai Masih Relevan Ketua DPD RI Lepas Timnas Pelajar U-17 BLiSPI Berlaga ke Thailand di Momen Idulfitri Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 21 Maret Jelang Idul Fitri, Ketua DPD RI Serukan Penahanan Diri di Tengah Konflik Global

Headline

Bupati Johannes Rettob: Idul Fitri Momentum Perkuat Persaudaraan dan Toleransi di Mimika

Etty Welerbadge-check


					Bupati Johannes Rettob: Idul Fitri Momentum Perkuat Persaudaraan dan Toleransi di Mimika Perbesar

TIMIKA – Umat Muslim melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Gedung Eme Neme Yauware, Sabtu (21/3/2026). Meskipun cuaca tidak bersahabat, umat tetap antusias dan khidmat mengikuti rangkaian ibadah.

H. Abdul Syakir dalam khutbahnya mengajak umat Muslim untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa selama bulan Ramadan, umat Muslim telah belajar menahan hawa nafsu serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Di bulan puasa kita menahan diri dan berempati kepada sesama. Ramadan mengajarkan kita untuk lebih taat kepada Allah dan peduli kepada orang lain,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momentum untuk memperbaiki diri serta menjaga nilai kejujuran dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan momentum kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan.

Menurutnya, kemenangan tersebut bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga keberhasilan dalam mengendalikan diri, meningkatkan ketakwaan, serta memperbaiki akhlak.

Ia mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk menjaga nilai kebersamaan dan toleransi di tengah keberagaman yang ada. Apalagi Mimika merupakan daerah yang kaya akan perbedaan budaya, bahasa, dan agama yang harus dijaga sebagai kekuatan bersama.

“Kemenangan ini menjadi saat yang tepat bagi kita semua untuk saling memaafkan dan memperkuat persaudaraan tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, maupun golongan,” ucapnya.

Selain itu, Johannes juga mengimbau umat Muslim untuk terus mengamalkan nilai-nilai Ramadan seperti kejujuran, kesabaran, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama.

Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berkomitmen mendukung kehidupan beragama yang harmonis serta mendorong pembangunan yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga nilai keimanan dan kebersamaan masyarakat.

“Jangan biarkan semangat ibadah menurun setelah Ramadan, tetapi harus terus ditingkatkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (CR2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Terus Siaga Melayani Kebutuhan Energi saat Libur Panjang Perayaan Paskah di Papua dan Maluku

4 April 2026 - 22:42 WIB

IMG 20260403 WA0160

Ucapkan Selamat Paskah, Menag Ajak Umat Doakan Kedamaian Bangsa

4 April 2026 - 21:57 WIB

IMG 20260404 WA0008

Ikut Pawai Obor Sambut Fajar Paskah, Bupati Deiyai Ajak Masyarakat Bangkit dalam Iman dan Persatuan

4 April 2026 - 21:53 WIB

IMG 20260405 WA0015

Semarak Obor Warnai Puncak Perayaan Paskah di Timika

4 April 2026 - 21:42 WIB

IMG 20260405 WA0006

Perayaan Malam Paskah, di Gereja Katedral Tiga Raja, Uskup Baptis 60 Orang

4 April 2026 - 21:35 WIB

IMG 20260405 WA0001
Trending di Headline