Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

Headline

Bupati Johannes Rettob: Idul Fitri Momentum Perkuat Persaudaraan dan Toleransi di Mimika

Etty Welerbadge-check


					Bupati Johannes Rettob: Idul Fitri Momentum Perkuat Persaudaraan dan Toleransi di Mimika Perbesar

TIMIKA – Umat Muslim melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Gedung Eme Neme Yauware, Sabtu (21/3/2026). Meskipun cuaca tidak bersahabat, umat tetap antusias dan khidmat mengikuti rangkaian ibadah.

H. Abdul Syakir dalam khutbahnya mengajak umat Muslim untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa selama bulan Ramadan, umat Muslim telah belajar menahan hawa nafsu serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Di bulan puasa kita menahan diri dan berempati kepada sesama. Ramadan mengajarkan kita untuk lebih taat kepada Allah dan peduli kepada orang lain,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momentum untuk memperbaiki diri serta menjaga nilai kejujuran dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan momentum kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan.

Menurutnya, kemenangan tersebut bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga keberhasilan dalam mengendalikan diri, meningkatkan ketakwaan, serta memperbaiki akhlak.

Ia mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk menjaga nilai kebersamaan dan toleransi di tengah keberagaman yang ada. Apalagi Mimika merupakan daerah yang kaya akan perbedaan budaya, bahasa, dan agama yang harus dijaga sebagai kekuatan bersama.

“Kemenangan ini menjadi saat yang tepat bagi kita semua untuk saling memaafkan dan memperkuat persaudaraan tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, maupun golongan,” ucapnya.

Selain itu, Johannes juga mengimbau umat Muslim untuk terus mengamalkan nilai-nilai Ramadan seperti kejujuran, kesabaran, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama.

Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berkomitmen mendukung kehidupan beragama yang harmonis serta mendorong pembangunan yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga nilai keimanan dan kebersamaan masyarakat.

“Jangan biarkan semangat ibadah menurun setelah Ramadan, tetapi harus terus ditingkatkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (CR2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah

18 Juni 2026 - 10:00 WIB

IMG 20260618 WA0017

Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis

18 Juni 2026 - 07:37 WIB

PT BCA Boosts Student Motivation with Religious Themed Event 2 (1)

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Mimika Perkuat Data Kebutuhan Nakes 

17 Juni 2026 - 13:41 WIB

IMG 20260617 WA0028

BPJS Kesehatan Mimika Sosialisasikan Kepesertaan JKN bagi Relawan SPPG di Papua Tengah

17 Juni 2026 - 13:36 WIB

IMG 20260617 WA0014

Pemkab Nabire Soroti Kenaikan Harga Telur, Bawang Merah dan Cabai Rawit

17 Juni 2026 - 13:31 WIB

IMG 20260617 WA0021
Trending di Headline