Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting DPD RI Dorong Pengesahan RUU Daerah Kepulauan untuk Wujudkan Keadilan Pembangunan Maritim Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026

Headline

Bupati Johannes Rettob: Idul Fitri Momentum Perkuat Persaudaraan dan Toleransi di Mimika

Etty Welerbadge-check


					Bupati Johannes Rettob: Idul Fitri Momentum Perkuat Persaudaraan dan Toleransi di Mimika Perbesar

TIMIKA – Umat Muslim melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Gedung Eme Neme Yauware, Sabtu (21/3/2026). Meskipun cuaca tidak bersahabat, umat tetap antusias dan khidmat mengikuti rangkaian ibadah.

H. Abdul Syakir dalam khutbahnya mengajak umat Muslim untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa selama bulan Ramadan, umat Muslim telah belajar menahan hawa nafsu serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Di bulan puasa kita menahan diri dan berempati kepada sesama. Ramadan mengajarkan kita untuk lebih taat kepada Allah dan peduli kepada orang lain,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi momentum untuk memperbaiki diri serta menjaga nilai kejujuran dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan momentum kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan.

Menurutnya, kemenangan tersebut bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga keberhasilan dalam mengendalikan diri, meningkatkan ketakwaan, serta memperbaiki akhlak.

Ia mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk menjaga nilai kebersamaan dan toleransi di tengah keberagaman yang ada. Apalagi Mimika merupakan daerah yang kaya akan perbedaan budaya, bahasa, dan agama yang harus dijaga sebagai kekuatan bersama.

“Kemenangan ini menjadi saat yang tepat bagi kita semua untuk saling memaafkan dan memperkuat persaudaraan tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, maupun golongan,” ucapnya.

Selain itu, Johannes juga mengimbau umat Muslim untuk terus mengamalkan nilai-nilai Ramadan seperti kejujuran, kesabaran, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama.

Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berkomitmen mendukung kehidupan beragama yang harmonis serta mendorong pembangunan yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga nilai keimanan dan kebersamaan masyarakat.

“Jangan biarkan semangat ibadah menurun setelah Ramadan, tetapi harus terus ditingkatkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (CR2)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelarian Berakhir, Pelaku Penganiayaan Berat di Mapurujaya Dibekuk Tim Babat Satreskrim Polres Mimika

21 Juli 2026 - 03:23 WIB

IMG 20260721 WA0003

Lomba Bertutur Cerita Rakyat Mimika Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

21 Juli 2026 - 02:58 WIB

IMG 20260720 WA0051

Gubernur Meki Nawipa Siapkan Program “Bangkit Papua Tengah” untuk Percepat Penanganan 1.000 Balita Berisiko Stunting

21 Juli 2026 - 01:55 WIB

Poe5sxfxexbgb6v

Bupati Deiyai Tekankan Disiplin ASN, Penempatan Sesuai Kompetensi dan Percepatan Pembinaan CPNS, PPPK, THK2

20 Juli 2026 - 13:01 WIB

IMG 20260720 WA0050

Wabup Mimika Soroti Lambatnya Serapan Anggaran, OPD Diminta Perkuat Koordinasi

20 Juli 2026 - 12:54 WIB

IMG 20260720 WA0035
Trending di Headline