Menu

Mode Gelap
Natalius Pigai Soroti Insiden Berdarah di Papua Tengah, Minta Penyelidikan Menyeluruh Menteri HAM Tolak Pelaporan Jusuf Kalla, Dorong Penyelesaian Lewat Dialog Senator Papua Tengah Wilhelmus Pigai Soroti Temuan BPS: Penyaluran Bansos Harus Ketat Sesuai Kriteria Breaking News : Ruang Terpadu RSUD Paniai Terbakar Hangus DPD RI Dorong Percepatan RUU Bahasa Daerah, Ratusan Bahasa Terancam Punah Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Raih Gelar Doktor Kehormatan dari KMOU

Headline

Kapolda Papua Tengah Minta Pedagang Tidak Naikkan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan

Etty Welerbadge-check


					Kapolda Papua Tengah Minta Pedagang Tidak Naikkan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan Perbesar

NABIRE – Kapolda Papua Tengah, Jermias Rontini, mengimbau para pedagang agar tidak memainkan harga bahan pokok menjelang bulan Ramadan guna menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Rontini kepada awak media usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Noken 2026 di Nabire, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, salah satu hal yang perlu diantisipasi menjelang Ramadan adalah potensi kenaikan harga bahan pokok yang dapat memicu inflasi dan menurunkan daya beli masyarakat.

“Kita lihat bahwa dinamika global yang kita jaga sekarang adalah inflasi. Jangan sampai menjelang bulan Ramadan harga bahan pokok meningkat sehingga daya beli masyarakat menurun,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat melakukan intervensi pasar guna menjaga stabilitas harga, khususnya di wilayah yang memiliki aktivitas ekonomi tinggi seperti Nabire dan Timika.

Menurut Rontini, kedua daerah tersebut memiliki dinamika ekonomi yang cukup besar dibandingkan kabupaten lainnya di Papua Tengah sehingga berperan penting dalam menjaga stabilitas harga di wilayah tersebut.

“Kami harapkan ada intervensi dari pemerintah provinsi dan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten, khususnya Nabire dan Timika, agar bisa menjadi sentral dalam menekan inflasi,” katanya.

Selain itu, pihak kepolisian juga akan melakukan pengawasan langsung di lapangan untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil di pasaran.

Pengawasan tersebut akan dilakukan oleh jajaran kepolisian melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus yang bekerja sama dengan instansi terkait, termasuk dinas perdagangan.

“Kami akan melakukan pengawasan di lapangan. Krimsus akan berkolaborasi dengan dinas terkait untuk melakukan pengecekan di pasar-pasar guna melihat dinamika harga bahan pokok,” jelasnya.

Ia menegaskan langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat menjalani bulan Ramadan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.

Kapolda juga mengingatkan para pedagang agar tidak memanfaatkan momentum menjelang Ramadan untuk menaikkan harga secara tidak wajar.

“Saya menghimbau kepada para pedagang, khususnya bahan pokok, untuk tidak bermain harga. Kita harus menjaga agar harga tetap stabil sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.

Ia menambahkan apabila ditemukan adanya praktik permainan harga yang merugikan masyarakat, maka pihak kepolisian akan menindaklanjuti sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Mimika Dukung Pembangunan Wisma Unio Keuskupan Timika 

17 April 2026 - 11:14 WIB

IMG 20260417 WA0210

Merajut Silaturahmi, Kemenag Mimika Gelar Halal Bihalal Penuh Kebersamaan

17 April 2026 - 11:08 WIB

IMG 20260417 WA0211

Tujuh Siswa Alami Gejala Usai Konsumsi MBG, BGN Sebut Alergi Udara

17 April 2026 - 11:00 WIB

IMG 20260417 WA0198

Konflik Puncak Papua Tengah, Pemerintah Kutuk Serangan yang Sasar Warga sipil

17 April 2026 - 10:53 WIB

IMG 20260417 WA0185

Dinkes Deiyai Serahkan DPA 2026, Perkuat Kinerja dan Pelayanan Kesehatan

17 April 2026 - 10:43 WIB

IMG 20260417 WA0111
Trending di Headline