NABIRE – Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos., M.Si. memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi “Ketupat Noken” Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolda Papua Tengah Kombes Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si, Wakapolda Papua Tengah Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H, para anggota Forkopimda Provinsi Papua Tengah, Bupati Nabire, para pejabat utama Polda Papua Tengah, Ketua FKUB Papua Tengah, anggota Forkopimda Kabupaten Nabire, para Kapolres se-Papua Tengah, pimpinan instansi vertikal, BUMN dan BUMD, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, serta tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Papua Tengah menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan langkah penting dalam mempersiapkan pengamanan menjelang perayaan Idul Fitri.
“Setiap tahun perayaan Idul Fitri selalu diiringi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Karena itu diperlukan kesiapsiagaan seluruh pihak agar masyarakat dapat merayakan hari besar tersebut dengan aman, tertib, dan nyaman,” ujar Deinas Geley.
Ia menegaskan bahwa melalui Operasi Ketupat Noken, seluruh unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah.
Menurutnya, kerja sama yang solid sangat diperlukan untuk memastikan kelancaran arus transportasi, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa perayaan Idul Fitri.

Dalam rapat tersebut juga dibahas berbagai langkah strategis, di antaranya kesiapan personel pengamanan, pengamanan tempat ibadah, pengaturan arus mudik dan arus balik, pengamanan pusat-pusat keramaian, hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana atau situasi darurat lainnya.
Wakil Gubernur juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat agar setiap upaya pengamanan tidak hanya bersifat preventif, tetapi juga mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga.

“Saya mengajak seluruh pihak menjadikan momentum ini sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga stabilitas daerah, memperkuat persatuan, serta menciptakan suasana yang kondusif di seluruh wilayah Papua Tengah,” tambahnya.
Ia optimistis dengan semangat kebersamaan, koordinasi, dan tanggung jawab bersama, pelaksanaan Operasi Ketupat Noken 2026 di Papua Tengah dapat berjalan dengan baik dan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Gubernur berharap seluruh pihak terus bekerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban daerah demi kepentingan masyarakat.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan bimbingan dan perlindungan kepada kita semua dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” tutupnya.(MB)









