Menu

Mode Gelap
Bupati Yampit Nawipa, Kabupaten Paniai Raih Peringkat I Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Papua Tengah Dinas Pendidikan Kabupaten Deiyai Imbau SMP dan SMA Terapkan Kebijakan Pendidikan Gratis Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar

Headline

Kepala LAN RI: “ASN di Tanah Papua Harus Tingkatkan Kompetensi Agar Maksimal Layani Masyarakat”

Etty Welerbadge-check


					Kepala LAN RI: “ASN di Tanah Papua Harus Tingkatkan Kompetensi Agar Maksimal Layani Masyarakat” Perbesar

NABIRE — Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) Dr. Muhammad Taufiq, DEA meminta seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Tanah Papua untuk fokus mengembangkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) guna meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Papua.

Pesan itu disampaikan Taufiq dalam arahannya saat membuka giat Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Regional Papua yang menghadirkan peserta dari Provinsi Papua, Papua Tengah, Papua Selatan dan Papua Pegunungan di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Nabire, Senin, 9 Maret 2026.

“Di Papua, dari 42 kabupaten/kota, 32 kabupaten/kota memiliki rasio ASN lebih tinggi dari data nasional. Rasio ASN di Papua 1 orang melayani 10 orang. Artinya, harusnya masyarakat Papua lebih makmur karena jumlah ASN-nya banyak dan masyarakatnya sedikit,” kata Taufiq.

Menurut Taufiq, hal ini disebabkan oleh kompetensi ASN di Papua yang tidak merata, terutama pada level teknis, digital, dan pelayanan publik. “Tak ada talenta yang muncul dari langit. Semua itu karena dibentuk, dilatih, dan dikembangkan,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia berharap melalui Rakor ini, seluruh jajaran pemerintah se-Tanah Papua bisa menyamakan persepsi dalam peningkatan kompetensi aparatur melalui jenis pelatihan, mensinkronkan kegiatan pelatihan antarunit pengelola pelatihan, sosialisasi kebijakan pelatihan aparatur dan membahas serta merumuskan berbagai permasalahan dan solusi pemecahan di bidang pelatihan

“Anggaran sebesar apapun masuk Papua, tetapi selama kualitas SDM ASN belum dikembangkan, tentu masyarakat tidak akan sejahtera,” tegasnya.

Kepala LAN RI Muhammad Taufiq didampingi Sekretaris Utama (Sestama) LAN Dr. Andi Taufik, M.Si tiba di Nabire, Provinsi Papua Tengah pada Minggu, 8 Maret 2026. Keduanya dijemput secara resmi oleh sejumlah Asisten Setda Provinsi Papua Tengah selaku tuan rumah giat Rakor ini di Bandara Douw Aturure.

Img 20260309 wa0073

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah Denci Meri Nawipa, S.IP,MM yang turut hadir pada penjemputan itu, menyampaikan apresiasi atas kehadiran kedua pimpinan tertinggi LAN RI ke Tanah Papua Tengah.

“Selamat datang ke Nabire, Papua Tengah. Kiranya kegiatan Rakor ini menjadi forum yang tepat untuk membahas upaya pengembangan kompetensi SDM Provinsi Papua Tengah ke depan, di tengah keterbatasan sarana dan prasarana kami yang masih terbatas,” ujar Denci Nawipa.

Kegiatan selama sehari yang menghadirkan peserta dari enam provinsi ini digelar BKPSDM Provinsi Papua bekerja sama dengan BKSPDM Provinsi Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insentif Guru Madrasah Non ASN Mulai Cair Akhir Juni 2026

18 Juni 2026 - 12:32 WIB

IMG 20260617 WA0001

Pemkab Deiyai Raih Penghargaan Terbaik II Penyaluran DAK dari KPPN Nabire

18 Juni 2026 - 12:27 WIB

IMG 20260618 WA0014

Kapolres Nabire Tegaskan Penimbun BBM Akan Diproses Hukum

18 Juni 2026 - 12:23 WIB

IMG 20260618 WA0013

Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG di Nabire Aman Hingga Empat Minggu 

18 Juni 2026 - 12:20 WIB

IMG 20260618 WA0011

Pemkab Nabire Beri Waktu Sebulan: Kendaraan Pelat Luar Wajib Mutasi, BBM Subsidi dan Pajak Jadi Alasan Utama

18 Juni 2026 - 12:16 WIB

IMG 20260618 WA0009
Trending di Headline