TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Ketua Tim Harmonisasi bersama Polres Deiyai menyerahkan bantuan bahan makanan dan air minum (Bama) kepada warga Deiyai yang mengungsi ke Timika, akibat konflik sosial di Distrik Kapiraya. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Kamis (5/3/2026) di Jalan Hasanuddin, depan Pasar Baru Irigasi, Kabupaten Mimika.
Bantuan yang disalurkan meliputi beras, minyak goreng, telur, mi instan, serta air minum dalam kemasan. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi sekitar 200 kepala keluarga yang saat ini tinggal sementara di sejumlah titik di kawasan Pasar Baru Irigasi, Timika.

Kapolres Deiyai, AKBP I Made Suartika, S.IP, dalam kesempatan itu mengimbau para pengungsi untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama berada di Timika. Ia menegaskan bahwa para pengungsi saat ini berada di wilayah orang lain, sehingga penting untuk menghormati aturan dan menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami berharap mama-mama dan bapak-bapak tetap bersabar. Jika situasi sudah aman dan kondusif, barulah kembali ke Kapiraya. Selama di Timika, mari kita jaga keamanan dan ketertiban, serta hindari hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Harmonisasi Kabupaten Deiyai, Ernes Kotouki, S.IP, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap warganya yang terdampak konflik.
“Kiranya bantuan ini dapat menjadi berkat dan membantu memenuhi kebutuhan dasar selama berada di Timika,” katanya.
Perwakilan warga pengungsi, Yulian Goo, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Deiyai dan Polres Deiyai atas kepedulian yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Bantuan Bama yang diberikan sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama berada di pengungsian. Semoga Tuhan membalas segala kebaikan yang telah diberikan,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Deiyai menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan dan kebutuhan dasar warga pengungsi tetap terpenuhi hingga situasi di Kapiraya kembali kondusif. (SK)






