TIMIKA – Pemerintah Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik tahun 2026 di halaman Kantor Distrik Wania, Jumat (27/2/2026).
Musrenbang mengusung tema “Sinkronisasi Program Prioritas Daerah Menuju Akselerasi Ekonomi Kerakyatan, Penguatan UMKM dan Koperasi serta Transformasi Digital Pelayanan Publik Bersama Mewujudkan Mimika Gerbang Emas Responsif, Transparan dan Berdaya Saing.”
Kegiatan ini dibuka oleh Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Fransiskus Bokeyau.

Sambutan Bupati Mimika mengatakan musrenbang distrik merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang dilaksanakan secara partisipatif, transparan dan akuntabel.
Forum ini menjadi wadah strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat dari tingkat kampung hingga distrik, guna memastikan bahwa setiap program dan kegiatan pembangunan yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat di wilayah Distrik Wania.
“Melalui musrenbang ini kita tidak hanya berbicara tentang rencana pembangunan semata, tetapi juga tentang komitmen bersama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Johannes Rettob dalam sambutanya.
Oleh karena itu partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan sangat diharapkan, agar setiap usulan program yang dihasilkan benar-benar berkualitas, terukur dan selaras dengan Prioritas pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Mimika terus berkomitmen untuk mendukung pembangunan yang inklusif di seluruh wilayah, termasuk di distrik wania yang memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar.
“Namun demikian kita juga menyadari bahwa masih terdapat berbagai tantangan pembangunan yang harus dihadapi bersama, antara lain keterbatasan infrastruktur dasar, akses pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat serta peningkatan kualitas pelayanan publik,” tambahnya.
Untuk itu melalui musrenbang RKPD tahun 2026 ini saya mengajak kita semua untuk :
1. Menyusun skala prioritas pembangunan yang tepat sasaran dan berbasis kebutuhan masyarakat.
2. Mengoptimalkan potensi lokal guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
3. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan.
4. Mempercepat pembangunan infrastruktur dasar guna membuka aksesibilitas antar wilayah.
5. Memperkuat sinergi antar pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan.
Keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat.
“Oleh karena itu saya berharap seluruh peserta musrenbang dapat berperan aktif dalam memberikan masukan, saran dan usulan yang konstruktif demi kemajuan distrik wania di masa yang akan datang,” tutupnya.
Plt. Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, dalam sambutannya menegaskan, Musrenbang bukan ajang untuk melihat siapa yang paling banyak mengusulkan program, melainkan siapa yang mengusulkan program yang benar-benar prioritas dan tepat sasaran.

Merlyn menjelaskan sejalan dengan tema tersebut terdapat sejumlah arah kebijakan kegiatan di distrik wania, yaitu :
1. Pengamatan kebersihan lingkungan dan ruang terbuka hijau agar tidak hanya bersih secara fisik juga tertata dengan produktif.
2. Pengembangan bank sampah di setiap Kelurahan dan Kampung sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat.
3. Ketiga perhatian serius terhadap masyarakat asli yang tinggal di rumah layak huni, khususnya di RT 45 Jalan Kasamol, Kelurahan Kamoro Jaya agar dapat memperoleh bantuan Perumahan dari dinas terkait.
4. Seluruh usulan harus realistis sesuai kewenangan terukur serta disusun berdasarkan skala prioritas.
Merlyn menyatakan optimis seluruh usulan masyarakat Distrik Wania dapat terealisasi dengan OPD teknis karena adanya dukungan kuat dari unsur eksekutif dan legislatif.
Hadir dalam musrenbang tingkat distrik yaitu Kepala Bappeda Mimika, Ir. Yohana Paliling, tim Asistensi Bappeda, Anggota DPRK Mimika, Dinas Perumahan dan Pemukiman, TNI-Polri, Kepala-Kepala Kampung dan Kelurahan, Tokoh Masyarakat, Tokoh adat, Tokoh pemuda, tokoh agama dan instansi terkait.

Distrik Wania memiliki dua Kelurahan yaitu Kelurahan Kamoro Jaya, Wonosari Jaya dan empat kampung yaitu Kampung Nawaripi, Mandiri Jaya dan Kadun Jaya dan Mawokauw Jaya. (Etty)








